Proyeksi Penjualan Kawasaki W175 Buyar akibat Pandemi Covid-19

Kompas.com - 15/10/2020, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika meluncurkan Kawasaki W175 pada akhir 2017, Kawasaki Motor Indonesia (KMI) yakin bisa bermain di pasar motor retro klasik di Indonesia terutama di kelas 200cc ke bawah.

Michael C Tanadhi, Head & Sales Promotion Kawasaki Motor Indonesia (KMI), mengatakan, penjualan W175 seharusnya terus tumbuh sampai 2022. Baru kemudian melandai karena sudah mencapai puncak.

Baca juga: Tonggak Kawasaki Terjun di Segmen Retro Klasik Bukan W175

Tapi proyeksi bisnis tersebut buyar karena adanya pandemi Covid-19 pada 2020. Tahun ini penjualan motor anjlok untuk semua model, termasuk retro klasik yang dihuni oleh W175-Series.

Kawasaki W175 TRFoto: Sonny Hastara Kawasaki W175 TR

"Kalau tidak ada pandemi marketnya akan terus tumbuh. Forecast kita waktu itu sampai lima tahun pertama (terus tumbuh), baru kemudian menemukan titik stabilnya, puncaknya," katanya kepada Kompas.com, Senin (12/10/2020).

Michael mengatakan, tahun lalu penjualan W175-Series yakni W175, W175 Cafe dan W175TR kurang lebih sebanyak 9.000 unit. Tahun ini penjualan turun mencapai 50 persen.

Baca juga: Kawasaki W175 Dijual Cuma Rp 19 Jutaan sampai Stok Habis

"Terkoreksi pastinya karena pandemi, terkoreksinya itu lebih sama dengan turunnya market , tapi sebetulnya masih on the track. Penurunannya bisa 50 persen," katanya.

Kawasaki W175 TRFoto: Bayu Nurpatria Kawasaki W175 TR

Michael mengatakan, dari tiga varian yang ada konsumen lebih suka edisi standar. Terbukti penjualan W175 lebih tinggi ketimbang varian yang lain.

"Saat ini penjualan W175 paling tinggi. Komposisinya W175 sebanyak 50 persen, W175 Cafe 30 persen, dan W175TR 20 persen," kata Michael.

Michael mengatakan konsumen lebih banyak memilih W175 agar dapat memodifikasi sesuai selera.

"Karena kebanyakan dimodifikasi. Tapi juga dibuat harian karena motornya memang enak," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.