Sering Ganti Merek Oli Bisa Merusak Mesin, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 11/10/2020, 09:22 WIB
Mengganti oli bisa dilakukan sendiri. tqnMengganti oli bisa dilakukan sendiri.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan komponen mobil sebaiknya sesuai dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan, termasuk juga dalam memilih merek oli mesin.

Setiap pabrikan mobil pastinya sudah memberikan anjuran dalam penggunaan pelumas mesin yang sesuai dengan karakter mesinnya.

Dengan begitu, kinerja oli dalam melumasi setiap komponen di dalam mesin bisa lebih maksimal saat digunakan.

Hanya saja, terkadang tidak sedikit pemilik kendaraan roda empat yang tergiur dengan merek pelumas karena adanya beberapa keunggulan berbeda.

Baca juga: Blokir STNK Tak Perlu ke Samsat, Begini Caranya

Hal ini membuatnya mengganti merek oli yang digunakan untuk jantung pacu kendaraannya. Lalu benarkah mitos sering ganti merek pelumas bisa merusak komponen mobil?

Ilustrasi mengganti oli mesin pada mobil LCGCSHUTTERSTOCK Ilustrasi mengganti oli mesin pada mobil LCGC

Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor ( ADM), mengatakan, hal itu bisa saja terjadi.

Hal ini disebabkan karena setiap pelumas sudah dibuat dengan berbagai bahan yang menyesuaikan karakter mesin termasuk juga dalam penggunaan zat aditif.

Sehingga, setiap merek oli akan memiliki kandungan zat aditif yang tidak sama antara merek yang satu dengan yang lainnya.

“Setiap mereka pelumas punya zat aditif yang berbeda, bisa menyebabkan terjadinya sludge ( lumpur), jika oli dicampur,” ujar Bambang kepada Kompas.com, Sabtu (10/10/2020).

Baca juga: Kendaraan yang Sudah Dijual Sebaiknya Langsung Blokir STNK, Ini Alasannya

Bambang menambahkan, sludge muncul karena adanya sisa pelumas lama yang masih tertinggal di ruang mesin saat penggantian oli.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X