Awas Macet, Besok Ada Peralihan Jalur di Tol Cipularang

Kompas.com - 15/09/2020, 17:40 WIB
Kemacetan panjang terjadi saat pemberlakuan contraflow di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Pemberlakuan contraflow tersebut diberlakukan selama proses olah TKP kecelakaan beruntun di KM 91 oleh petugas berwenang. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISIKemacetan panjang terjadi saat pemberlakuan contraflow di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Pemberlakuan contraflow tersebut diberlakukan selama proses olah TKP kecelakaan beruntun di KM 91 oleh petugas berwenang.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pengguna mobil yang akan melintasi Tol Cipularang, arah ke Bandung atau Jakarta, harap waspada. Pasalnya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) bersama Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMTO) bakal menerapkan rekayasa lalu lintas mulai 16 sampai 17 September 2020.

Rekayasa lalu lintas dilakukan terkait dimulainya pengerjaan pemasanan gelagar jembatan (erection girder) yang terletak di Ramp 7 (Km75+800), Simpang Susun Sadang yang melintas di atas Jalan Tol Cipularang, arah Jakarta dan menuju Bandung.

PT JJS akan melakukan pekerjaan pemasanan erection girder pada Ramp 7 sebanyak empat gelagar yang masing-masing memiliki panjang 40,8 meter.

Prosesnya sendiri akan dilakukan pada window time, yakni pukul 01:00-04:00 WIB yang sebelumnya diawali persiapan teknis pada hari ini pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Pidana dan Denda, Jadi Sanksi Pesepeda yang Terobos Tol Jagorawi

Sudjianto, Pimpinan Proyek Paket 3 PT JSS, mengatakan pihaknya bersama JMTO dan kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan menggunakan peralihan jalur atau detour.

Pekerjaan erection girder di Jalan Tol Cipularang.Dok. PT Jasamarga Metropolitan Tollroad Pekerjaan erection girder di Jalan Tol Cipularang.

"Kendaraan akan dialihkan melalui detour yang telah disediakan pada sisi bahu jalan tol pada kedua arah, baik Bandung maupun Jakarta," ucap Sudjianto dalam keterangan resminya, Selasa (15/9/2020).

Sementara untuk kendaraan yang menuju Jakarta melewati Gerbang Tol (GT) Sadang, dialihkan melalui jalan nasional dan masuk kembali di GT Cikampek.

Untuk pengguna jalan yang menuju Bandung melalui GT Sadang tetap berjalan normal atau tidak ada pengalihan.

Menurut Sudjianto, pengalihan lalu lintas hanya diberlakukan saat pemasangan erection girder berlangsung pada Ramp 7 Km 75+800 Jalan Tol Cipularang.

Baca juga: Konfirmasi Esemka Soal Kemunculan SUV Garuda 1 di Permendagri

Tarif Baru Tol Cipularang dan Padaleunyi ditundaKementerian PUPR Tarif Baru Tol Cipularang dan Padaleunyi ditunda

 

Untuk rincian titik awal pengalihan lalu lintas sendiri sebagai berikut ;

- Arah Jakarta dimulai dari Km 74+650 sampai dengan Km 76+400
- Arah Bandung dimulai pada Km 77+450 sampai dengan Km 75+400.

" Jasa Marga dan JJS memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanannya," ucap Sudjianto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X