Selama PSBB Ketat Motor Jarang Dipakai, Awas Kick Starter Bisa Macet

Kompas.com - 11/09/2020, 16:42 WIB
Kick starter pada skutik Kompas.com/DonnyKick starter pada skutik

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) di DKI Jakarta kembali diperketat dan membuat banyak orang harus bekerja dari rumah alias Work From Home ( WFH), mulai Senin 14 September 2020.

Kondisi ini membuat kendaraan menjadi jarang digunakan. Tak sedikit juga pemilik kendaraan yang lalai, lupa, atau bahkan malas merawatnya karena hanya berada di rumah.

Baca juga: Polisi Tunggu Pergub Soal Ganjil Genap Saat PSBB Kedua

Kendaraan yang jarang digunakan dapat membuat beberapa komponennya jadi bermasalah. Salah satunya adalah kick starter.

Ilustrasi kick starter pada skutikOtomania/Setyo Adi Ilustrasi kick starter pada skutik

Saat motor sering digunakan pun, banyak yang jarang menggunakannya. Sebab, terlena dengan kepraktisan dan kemudahan yang diberikan oleh electric starter. Maka itu, banyak yang mengalami macet atau seret ketika kick starter sewaktu-waktu digunakan.

Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno, mengatakan, hal ini terjadi karena pinion di kick starter kotor atau karat. Pinion di komponen tersebut berfungsi untuk meneruskan daya putar motor (saat starter) ke mesin.

“Memang pada kenyataanya hampir semua pengguna motor khususnya matik jarang menggunakan kick starter. Begitu ingin digunakan, keras. Hal ini karena bagian tersebut sudah kotor bahkan ada yang berkarat karena tanpa ada grease atau gemuknya,” ujar Endro, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mobil Parkir Lama Saat PSBB Ketat, Awas Bensin Bisa Basi

Endro menambahkan, bersihkan bagian penghubung gir dengan memakai kuas dan angin bertekanan tinggi (kompresor). Setelah itu, oleskan gemuk atau grease pada starter pinion dan alur gir agar tidak macet lagi.

"Komponen ini memang harus dirawat secara berkala setidaknya 6 bulan atau setiap 8.000 km, namun dalam kondisi seperti ini tidak ada salahnya melakukan perawatan ini di rumah," kata Endro.

Untuk pencegahannya, sebenarnya sangat mudah. Cukup menggunakannya sesekali dan rajin mencuci motor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X