Selama PSBB Ketat, Jangan Lupa Cek Tekanan Udara Ban Mobil

Kompas.com - 11/09/2020, 12:41 WIB
Kondisi mobil yang sudah parkir lebih dari enam bulan di Bandara Adi Soemarmo, Solo. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai Rp 10 juta lebih. KOMPAS.com/ Ari PurnomoKondisi mobil yang sudah parkir lebih dari enam bulan di Bandara Adi Soemarmo, Solo. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai Rp 10 juta lebih.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di DKI Jakarta, otomatis akan memunculkan kebijakan lama, yakni bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Dengan adanya aturan tersebut, maka intensitas penggunaan kendaraan bermotor juga akan berkurang dibandingkan sebelumnya.

Pembatasan kegiatan masyarakat di luar rumah membuat mobil akan lebih banyak terparkir di garasi daripada digunakan untuk bekerja.

Meski begitu, perawatan kendaraan roda empat tetap harus dilakukan meskipun jarang dikendarai. Salah satunya adalah melakukan pemeriksaan rutin terhadap tekanan udara pada ban.

Baca juga: Saat Jakarta PSBB Ketat, Bayar Pajak Kendaraan 5 Tahunan Bisa Online?

Ilustrasi cek tekanan udara pada banamericatop10.com Ilustrasi cek tekanan udara pada ban

Bagian kaki-kaki ini menjadi komponen yang sangat vital ketika mobil lama nganggur di garasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai penopang seluruh beban kendaraan, kondisi tekanan ban juga harus dipastikan sesuai dengan rekomendasi.

Pasalnya, jika tekanan udara pada karet pembungkus pelek ini dibiarkan berkurang atau tidak sesuai dengan rekomendasi akan banyak efek buruknya.

Salah satunya adalah kerusakan yang terjadi pada telapak ban karena terus menahan beban kendaraan dalam kondisi ban kempis.

Baca juga: Syarat Bayar Pajak Kendaraan Sebelum Jatuh Tempo, Bisa Dimanfaatkan Sebelum PSBB Ketat

On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Zulpata Zainal mengatakan, pengecekan tekanan udara pada ban perlu dilakukan secara rutin.

Hal ini untuk memastikan bahwa tekanan udaranya sudah sesuai dengan yang direkomendasikan dari pabrikan dan tidak kempis.

Ban kempis setelah meledakshutterstock Ban kempis setelah meledak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X