Pajak Kendaraan Habis Saat PSBB Ketat, Begini Cara Bayarnya

Kompas.com - 11/09/2020, 06:40 WIB
Seorang warga memperlihatkan bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor yang dibayar secara daring atau online dari rumah di Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020). Pembayaran secara online itu karena diliburkannya pembayaran secara langsung melalui Samsat untuk mencegah penularan Covid-19. ANTARA FOTO/SENOSeorang warga memperlihatkan bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor yang dibayar secara daring atau online dari rumah di Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020). Pembayaran secara online itu karena diliburkannya pembayaran secara langsung melalui Samsat untuk mencegah penularan Covid-19.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) ketat kembali diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta pada Senin 14 September 2020, menyusul kasus Covid-19 yang semakin meluas.

Selama penerapan PSBB, pemerintah akan melakukan pengawasan aktivitas masyarakat di luar rumah.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap berada di rumah jika memang tidak ada aktivitas yang penting selama pemberlakuan PSBB. Termasuk salah satunya adalah pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Martinus Aditya menyarankan, agar pemilik kendaraan yang akan melakukan pembayaran pajak memanfaatkan aplikasi yang ada.

Baca juga: STNK Hilang Tapi Motor Masih Kredit, Begini Cara Mengurusnya

“Selama PSBB sebaiknya pembayaran pajak tidak perlu datang ke kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap ( Samsat) induk atau Samsat keliling dulu, lebih baik membayar secara online,” kata Martinus kepada Kompas.com, Kamis (10/9/2020).

sejumlah warga melakukan pengurusan pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat Soloari purnomo sejumlah warga melakukan pengurusan pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat Solo

Dengan melakukan pembayaran secara daring, menurut Martinus, akan lebih aman dalam mencegah penyebaran virus Corona dibandingkan harus keluar rumah di masa PSBB.

Meskipun, selama ini pelayanan pajak kendaraan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Kalau bisa dilakukan di rumah sebaiknya membayar pajaknya lewat aplikasi yang sudah ada saja,” katanya.

Baca juga: Urus STNK Hilang di Samsat, Bisa Diwakilkan?

Ada sejumlah aplikasi yang bisa dipilih oleh pemilik kendaran saat membayar pajak. Mulai Samsat Online Nasional (Samolnas), e Samsat.

“Untuk yang ada di wilayah Jawa Barat yang masih di bawah wilayah Polda Metro Jaya bisa menggunakan Sambara (Samsat Jawa Barat), kalau untuk wilayah Banten juga bisa menggunakan Samsat Banten Hebat,” tuturnya.

sejumlah warga membayar pajak kendaraan bermotorditlantas polda jatim sejumlah warga membayar pajak kendaraan bermotor

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X