Imbas Pandemi, Implementasi B30 Sulit Capai Target

Kompas.com - 11/09/2020, 08:22 WIB
Ilustrasi biodiesel B30 esdm.go.idIlustrasi biodiesel B30

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) memprediksi penjualan biodiesel 30 persen alias B30 tahun ini mengalami penurunan sekitar 12 persen dibanding 2019 yang mencapai 27,1 juta kilo liter.

CEO Commercial & Trading Subholding Pertamina Mas'ud Khamid menjelaskan, prediksi ini sedikit banyak dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 di mana berbagai aktivitas bisnis dan industri sempat dihentikan sementara.

"Proyeksi penjualan B30 di 2020 turun 12 persen karena pandemi," katanya belum lama ini.

Baca juga: Pertamina Jamin Pertalite dan Premium Masih Dijual

DFSK Super Cab ikut dalam uji coba bahan bakar BBM Solar B30DFSK DFSK Super Cab ikut dalam uji coba bahan bakar BBM Solar B30

Mas'ud menyebutkan, perkiraan penjualan B30 tahun ini terdiri dari penjualan retail perseroan sebesar 12,9 juta kl dan industri 11,3 juta kl. Bila disandingkan dengan data tahun sebelumnya, realisasi distribusi B30 di sektor retail mencapai 15,1 juta kl dan industri 12 juta kl.

Sementara jika ditambah dengan perusahaan selain Pertamina, diperkirakan total penjualan B30 secara nasional selama 2020 mencapai 28,2 juta kl, anjlok dari tahun sebelumnya yakni 32,1 juta kl.

Di sisi lain, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Eddy Abdurrachman juga memprediksi penyerapan unsur nabati untuk produksi B30 tahun ini belum bisa mencapai target.

Berdasarkan proyeksi awal, serapan fatty acid methyl ester (FAME) hingga akhir 2020 mencapai 9,59 juta kl. Sementara pada Januari-Agustus 2020 volume yang sudah disalurkan baru 4,90 juta kl.

Baca juga: PSBB Ketat, Pergerakan Keluar Masuk Jakarta Kembali Dibatasi?

Presiden Joko Widodo meresmikan implementasi program Biodiesel 30 persen (B30). Peresmian dilakukan di SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019). KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo meresmikan implementasi program Biodiesel 30 persen (B30). Peresmian dilakukan di SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019).

"Targetnya 9,59 KL, tapi proyeksi kita itu kemungkinan antara 8,25 juta sampai akhir tahun karena ada penurunan demand akibat pandemi," ujarnya.

Sementara itu, untuk proyeksi tahun depan Eddy menyebutkan tidak ada kenaikan, atau masih berpatok pada kisaran 9,5 KL untuk B30.

"Tahun depan ya masih jadi kita perhitungkan ya 9,5 juta itu kira-kira seperti itu ya. Jadi tidak ada kenaikan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X