Selain Sein, Perlukah Tambahan Tangan dan Kaki Sebelum Belok?

Kompas.com - 02/09/2020, 17:21 WIB
Kompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019 Kompas.com/Setyo AdiKompetisi Safety Riding dalam Safety Japan Instructor Competition diselenggarakan Honda di Sirkuit Suzuka, Jepang pada 3-4 Oktober 2019
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat kondisi jalan ramai tak jarang selain menyalakan sein pengendara sepeda motor juga memberikan tanda bantuan dengan melambaikan tangan atau turun kaki.

Agus Sani, Head of Safety Riding Wahana, Main Dealer motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang, mengatakan, tambahan tangan atau kaki memang bisa membantu tapi tidak perlu dilakukan setiap belok.

Baca juga: Ganti Lampu Sein Pakai LED, Kok Malah Enggan Kedip?

"Bantuan dengan tangan dan kaki diperlukan jika kondisi jalan raya agak ramai atau padat dan kondisi kita berbelok cukup rawan, misal setelah putar balik kita langsung ambil lajur yang di seberangnya," kata Agus kepada Kompas.com, Rabu (2/9/2020).

Pengguna kendaraan bermotor menggunakan masker saat melintasi rel kereta di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengguna kendaraan bermotor menggunakan masker saat melintasi rel kereta di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020.

Agus mengatakan, terpenting ialah menggunakan lampu sein yang baik dan benar. Sebab sein merupakan alat komunikasi antar kendaraan yang dirancang khusus dan berlaku secara global.

Baca juga: Kendaraan Tak Nyalakan Lampu Sein Saat Belok Kena Denda Rp 250.000

"Biasanya jika kita menengok ke arah yang akan kita tuju maka pengendara belakang juga sudah mengerti arah mana yang akan kita lewati," kata Agus.

Seperti diketahui, sein berfungsi untuk memberitahu pengendara lain jika kita ingin berbelok. Sein kiri untuk belok ke kiri dan sebaliknya sein kanan untuk belok ke kanan.

"Sein berfungsi sebagai isyarat atau tanda, sebaiknya jarak 30 meter sebelum belok kita sudah menyalakan lampu sein, agar tidak terlalu jauh dan tidak juga terlalu dekat," kata Agus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X