Kendaraan Tak Nyalakan Lampu Sein Saat Belok Kena Denda Rp 250.000

Kompas.com - 30/01/2020, 15:12 WIB
Menggunakan lampu sein atau isyarat di jalan ada etika dan aturannya. KOMPAS.com/RulyMenggunakan lampu sein atau isyarat di jalan ada etika dan aturannya.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat mengendarai kendaraan, pengemudi wajib mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, termasuk dalam tata cara berbelok atau berbalik arah.

Seorang pengemudi wajib menyalakan lampu sein sebelum berbelok. Jika pengemudi lalai dan tidak menyalakan lampu sein maka akan dikenakan sanksi atau denda.

Aturan ini sebagaimana tertuang dalam Pasal 112 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam ayat (1) pasal tersebut dijelaskan bahwa lampu isyarat atau sein merupakan hal yang wajib sebelum berbelok.

Pengemudi kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan.”

Baca juga: Pahami Arti Lambang di Panel Indikator Mobil

Sementara pada ayat (2) peraturan yang sama juga dijelaskan bahwa “Pengemudi Kendaraan yang akan berpindah lajur atau bergerak ke samping wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menggunakan lampu sein ada etika dan aturannya.KOMPAS.com/Ruly Menggunakan lampu sein ada etika dan aturannya.

Pengendara yang tidak menyalakan lampu sein saat berbelok juga akan dikenakan sanksi. Denda yang dijatuhkan yakni berupa denda sebesar Rp 250.000 atau kurungan penjara paling lama satu bulan.

Aturan ini sebagaimana diatur dalam undang-undang yang sama pada Pasal 294.

Pasal tersebut menjelaskan bahwa pengendara wajib memberikan isyarat saat hendak berbelok. Jika pengendara tidak menyalakan lampu isyarat, bisa didenda sebesar Rp 250.000.

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang akan membelok atau berbalik arah, tanpa memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Baca juga: Gotong Royong Angkat Motor dari Jalur Transjakarta Terulang Lagi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.