Masalah Kesehatan, Petinggi Mitsubishi Mundur dari Jabatan

Kompas.com - 08/08/2020, 07:02 WIB
Osamu Masuki mengundurkan diri dari posisi chairman of the board dan perwakilan pejabat eksekutif MMC MMCOsamu Masuki mengundurkan diri dari posisi chairman of the board dan perwakilan pejabat eksekutif MMC
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengumumkan bila Osamu Masuko resmi mengundurkan diri dari posisi chairman of the board serta perwakilan pejabat ekskutif MMC. Pengunduran Masuko diklaim karena alasan kesehatan.

Namun demikian, dari keterangan yang diterima Kompas.com, tak dijelaskan secara rinci soal masalah kesehatan apa yang menimpa pria berusia 71 tahun tersebut hingga akhirnya memilih mundur dari jabatannya.

Peran Masuko saat ini diserahkan kepada Takao Kato yang menjabat sebagai anggota dewan direksi dan perwakilan pejabat eksekutif, sekaligus Chief Executife Officer (CEO) MMC. Sedangkan Masuko sendiri diposisikan sebagai penasihat khusus MMC.

Baca juga: Ini Daftar Harga MPV Murah per Agustus 2020

Karir Masuko bersama Mitsubishi sudah dimulai sejak 1972. Selama perjalanannya, Masuko sudah menempati beberapa jabatan penting, mulai dari Senior Vice President, Managing Director, President and CEO, sampai Chairman of the Board, Representative Executive Officer, MMC.

Chief Executive Officer Mitsubishi Motor Corporation Osamu Masuko berfoto disamping mobil Mitsubishi XPANDER pada Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exebition (ICE Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (10/8). XPANDER merupakan mobil jenis MPV yang mampu menampung 7 penumpang dan diproduksi di pabrik baru Mitsubishi di wilayah Bekasi. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama/17ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL Chief Executive Officer Mitsubishi Motor Corporation Osamu Masuko berfoto disamping mobil Mitsubishi XPANDER pada Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exebition (ICE Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (10/8). XPANDER merupakan mobil jenis MPV yang mampu menampung 7 penumpang dan diproduksi di pabrik baru Mitsubishi di wilayah Bekasi. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama/17

Masuko diklaim memimpin perusahaan di berbagai bidang, seperti pengenalan kendaraan ramah lingkungan layaknya mobil listik murni maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), serta perluasan produksi dan penjualan di kawasan ASEAN.

Mengutip dari Reuters, bahkan ketika terjadi skandal yang dilakukan Carlos Ghosn selaku pucuk pimpinan Nissan di 2016, Masuko masih menjadi pemimpin atau CEO dari MMC.

Skandal yang dimaksud adalah mengenai manipulasi dengan cara mengklaim konsumsi BBM bisa lebih irit. Dampak dari masalah tersebut berbuntut pada kesepakatan Masuko dengan Ghosn yang ketika itu dilakukan Nissan dengan menawarkan bantuan.

Baca juga: Mitsubishi Sebut Xpander Hybrid Bukan Proyek Aliansi Nissan-Renault

Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi siap berbagi platforma lebih banyak.autoinfo.co.th Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi siap berbagi platforma lebih banyak.

Berangkat dari situ, Ghosn membawa Mitsubishi sebagai mitra junior dalam aliansi pembuat mobil Nissan dan Renault. Namun, setelah kasus Ghosn mencuat dan ditangkap pada 2018 lalu, Masuko justru menjadi pihak yang mengecamnya.

Masuko resmi mengundurkan diri setelah menjabat sebagai chairman of the bord sejak Juni tahun lalu. Pria kelahiran 1949 tersebut pun kini tetap berada di lingkaran Mitsubishi sebagai special advisor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X