Gojek Indonesia Lahirkan GoRide Instant di Tengah Pandemi

Kompas.com - 05/08/2020, 09:42 WIB
Ilustrasi Gojek. Dok Humas GojekIlustrasi Gojek.

Jakarta, KOMPAS.com - Di tengah masa pandemi Gojek Indonesia terus melakukan inovasi dalam bentuk teknologi dan non-teknologi dengan tujuan membuat mobilitas perkotaan yang lebih lancar dan nyaman.

Salah satunya adalah dengan kehadiran layanan GoRide Instan di empat stasiun terpadu, yaitu Stasiun Juanda, Stasiun Sudirman, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Pasar Senen.

Jadi para mitra Gojek akan mangkal alias stanby di empat lokasi tersebut, sehingga ketika ada penumpang yang pesan, langsung diarahkan padanya. Tidak lagi harus menunggu Gojek yang posisi jauh dari keempat lokasi itu.

Head of Transport Gojek Group, Raditya Wibowo, memaparkan, rangkaian solusi Gojek termasuk layanan GoRide dan GoCar menjadi pilihan utama masyarakat sebagai sarana penghubung awal dan akhir perjalanan (first-mile-last-mile) bagi pengguna transportasi publik di Jabodetabek.

Menurutnya, Gojek membuat transportasi publik lebih mudah dijangkau dan lebih sering digunakan masyarakat. Hal ini terbukti dari jumlah perjalanan dengan Gojek dari dan menuju hub transportasi yang meningkat 46 persen setiap tahunnya.

Baca juga: Layanan Bus Bantuan Gratis Akan Dikurangi Hingga Akhir 2020

Gojek dan Masa Depan Integrasi Antar-Moda Transportasi Publik di Jabodetabek  
(kiri-kanan) Moderator - Teuku Parvinanda Handriawan, Head of Transport Gojek Group -  Raditya Wibowo, dan Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat - Harya S. Dillon, Ph.D., dalam diskusi media bertajuk ?Gojek dan Masa Depan Integrasi Antar-Moda Transportasi Publik di Jabodetabek? yang diadakan pada hari ini, Selasa (4/8).  Solusi Gojek dalam bentuk inovasi teknologi dan non-teknologi menjadi komitmen nyata super-app terdepan di Asia Tenggara ini dalam mendukung visi terciptanya sistem pengelolaan transportasi terpadu.  KOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Gojek dan Masa Depan Integrasi Antar-Moda Transportasi Publik di Jabodetabek (kiri-kanan) Moderator - Teuku Parvinanda Handriawan, Head of Transport Gojek Group - Raditya Wibowo, dan Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat - Harya S. Dillon, Ph.D., dalam diskusi media bertajuk ?Gojek dan Masa Depan Integrasi Antar-Moda Transportasi Publik di Jabodetabek? yang diadakan pada hari ini, Selasa (4/8). Solusi Gojek dalam bentuk inovasi teknologi dan non-teknologi menjadi komitmen nyata super-app terdepan di Asia Tenggara ini dalam mendukung visi terciptanya sistem pengelolaan transportasi terpadu.

“Kenaikan tersebut menunjukkan kehadiran layanan GoRide dan GoCar telah menjadi bagian penting yang melengkapi transportasi publik guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah urban seperti Jabodetabek,” ungkap Raditya.

Raditya menjelaskan, fitur dan layanan GoRide Instan dinilai mampu memangkas waktu perjalanan hingga 40 persen.

Sebab, fitur GoRide Instan bisa langsung mencari driver yang sudah bersiap di titik penjemputan. Berbeda dengan GoRide biasa yang harus mencari dan menunggu hingga driver datang menjemput penumpang. 

Mekanisme pemesanan maupun tarif GoRide Instant tidak ada perbedaan dengan layanan GoRide biasa. Hanya saja pengguna baru bisa mengakses GoRide Instant saat berada di titik penjemputan yang sudah ditentukan oleh pihak Gojek (keempat stasiun yang sudah disebutkan di atas)

Baca juga: Royal Enfield Classic 350 Bergaya Neo-Retro Bobber

Tidak lupa, pada masa adaptasi kenormalan baru seperti saat ini, Gojek tetap membekali armadanya dengan protokol kesehatan dan keselamatan.

“Kami telah memiliki 35 Zona Nyaman J3K (Jaga Keamanan, Jaga Kesehatan, Jaga Kebersihan) di berbagai kota yang meliputi pengukuran suhu tubuh bagi pelanggan dan mitra driver, penyediaan hand sanitizer dan hairnet, serta distribusi masker gratis untuk pengguna yang belum membawanya,” kata Raditya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X