Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panaskan Motor Sambil Geber Gas, Masih Zaman?

Kompas.com - 22/07/2020, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memanaskan sepeda motor merupakan kebiasaan yang kerap dilakukan para pengendara pada pagi hari. Kebiasaan ini bahkan dilakukan hingga beberapa menit sambil sesekali menggeber gas.

Kepala Mekanik Bengkel AHASS Depok, Syamsuddin, mengatakan, memanaskan motor sambil menggeber gas sudah enggak zaman lagi sekarang. Kebiasaan itu dilakukan ketika sistem pembakaran sepeda motor masih didominasi dengan karburator. Kebiasaan ini seharusnya tidak perlu lagi dilakukan pada motor injeksi.

Motor injeksi tidak perlu lagi dipanaskan lama-lama, apalagi sampai geber-geber gas. Cukup beberapa detik saja sebelum motor dijalankan,” ujar Syamsuddin kepada Kompas.com.

Baca juga: Komunitas Mobil Pilih Kopdar secara Virtual

Memanaskan mesin motor injeksi, maksimal 1 menit.about.com Memanaskan mesin motor injeksi, maksimal 1 menit.

Menurut Syamsuddin, sistem injeksi merupakan hasil pengembangan teknologi yang berbeda dari karburator. Pada sistem injeksi, kebutuhan bahan bakar untuk mesin diatur melalui engine control module (ECM). Berbeda dengan karburator yang masih menggunakan capacitor discharge ignition (CDI).

Baca juga: Tren Pelapis Kursi Bus dari Fabric ke Kulit Sintetis           

ECM membuat sirkulasi kerja komponen di dalam mesin sudah langsung berjalan saat mesin dinyalakan, tanpa perlu lagi bantuan gas yang digeber oleh pengendara.

“Jadi motor injeksi lebih sederhana dan praktis. Perawatan juga lebih mudah,” kata Syamsuddin.

Saat ini, semua sepeda motor keluaran pabrikan sudah menggunakan sistem injeksi seperti misalnya Honda, Yamaha, Suzuki, dan Vespa. Untuk Kawasaki, hampir seluruhnya sudah menggunkan injeksi, kecuali tipe beberapa produk seperti W175 dan KLX150.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.