Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/07/2020, 20:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil keluaran terbaru rata-rata sudah menggunakan jenis lampu Light Emiting Diode (LED). Lampu LED memang dinilai memiliki pacaran sinar yang lebih terang, tetapi ternyata ada juga kelemahannya.

Perlu diketahui, cahaya putih dari LED kurang maksimal digunakan saat berkendara di bawah guyuran hujan lebat, begitu juga saat berada di kawasan berkabut seperti pegunungan.

Tidak hanya itu, bila terjadi kerusakan biaya perbaikannya juga terbilang lebih mahal dibanding model konvesional.

Maka dari itu, bagi pengguna lampu LED sebaiknya memperhatikan beberapa kondisi agar usia pakai bisa bertahan lama. Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, Suparman, mengatakan, ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan bagi pengguna lampu LED.

Baca juga: Kompartemen Apa Saja yang Ada di Bodi Bus?

“Sebenarnya secara perawatan tidak ada yang spesial, baik lampu LED ataupun konvensional. Tapi paling utama itu adalah menjaga dan memperhatikan kondisi lensa bila ingin tahan lama,” ujar Suparman saat kepada Kompas.com.

Ilustrasi proses pembersihan mika lampu mobilcarsales.com.au Ilustrasi proses pembersihan mika lampu mobil

Pastikan lensa dalam kondisi yang baik, tidak ada kerusakan atau keretakan. Kebersihan mika juga wajib diperhatikan, karena bila sampai terhalang kotoran seperti tanah atau debu bisa menghalangi pancaran sinarnya.

Jika sinar LED terhalang, maka kondisi mika bisa cepat panas dan berpotensi membuat kerusakan. Selain itu pemilik kendaraan juga harus menjaga kondisi lampu agar tidak terkena air, karena bila sampai demikian bisa menimbulkan hubungan arus pendek.

Baca juga: Atur Posisi Berkendara yang Nyaman Saat Naik Motor

“Pastikan kondisi mika mulus, tidak ada retak atau kebocoran, terutama saat musim hujan. Fatalnya bisa membuat hubungan arus pendek, tapi paling sering kejadian LED rusak. Kalau sudah rusak biayanya mahal, karena tidak bisa beli satuan, harus paket,” kata Suparman.

Dalam kondisi normal, usia pakai lampu LED maupun konvensional menurut Suparman sama-sama memiliki usia pakai yang cukup panjang. Hanya saja, lampu LED mengandalkan tegangan listrik dari kendaraan.

Meski secara konsumsi daya listrik lebih rendah dari lampu konvensional, tapi bila arus tegangan listrik pada mobil tidak normal bisa membuat LED mudah rusak. Oleh sebab itu, menjaga listrik tetap stabil terutama pada sektor aki juga tidak kalah penting untuk dilakukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.