Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Cara Pebalap Merawat Wearpack yang Lama Tidak Dipakai

Kompas.com - 24/06/2020, 20:01 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Selain tidak bisa balapan karena jadwal kejuaraan ditunda, salah satu imbas pandemi Covid-19 ialah membuat baju balap atau wearpack jadi lama tak terpakai.

Untuk itu selain tetap menjaga kondisi tubuh, para pebalap juga disibukkan dengan merawat wearpack. Sebab sebagian besar material wearpack terbuat dari kulit dan bisa rusak jika tidak dirawat.

Baca juga: Tips Jaga Stamina Naik Motor ala Crosser AHRT

Herjun Atna Firdaus, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) 15 tahun asal Pati, Jawa Tengah, mengaku punya tiga jurus agar baju balapnya siap pakai setiap saat.

"Jemur setelah dipakai, simpan di tempat penyimpanan khusus yang tidak lembab agar tidak ada jamur. Saya juga selalu menyemprotnya dengan pewangi,” kata Herjun dalam siaran resmi, Rabu (2/6/2020).

Cara merawat wearpack ala pebalapFoto: AHM Cara merawat wearpack ala pebalap

Beda lagi dengan Lucky Hendriansya, rekan Herjun yang musim ini turun di ARRC kelas AP250, Lucky tidak mencuci baju balapnya. Dia hanya membersihkannya menggunakan lap basah.

Baca juga: 6 Kesalahan Pengendara Motor Nyalakan Hazard

”Tapi sebelumnya, saya semprot angin di bagian dalamnya. Setelah itu, kulitnya dibersihkan pakai leather lotion care. Kalau jeda lama seperti sekarang, saya simpan di ruangan yang tak kena matahari dan tak lembab,” katanya.

Cara merawat wearpack ala pebalapFoto: AHM Cara merawat wearpack ala pebalap

Kering

Rheza Danica Ahrens, pebalap yang tahun ini mengikuti ARRC kelas Supersport 600 mengatakan, sangat penting untuk selalu mengeringkan bagian dalam baju yang terkena keringat.

Caranya bisa berbagai macam, bisa dengan didiamkan, dijemur, atau bisa juga dengan memberi semprotan angin.

”Setelah itu, kalau tidak dipakai lama seperti saat ini, saya beri pelembab agar kulit tetap lentur saat akan dipakai. Dalamnya setelah kering disemprot dengan pewangi dan anti bakteri,” kata Rheza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.