Kompas.com - 21/06/2020, 13:26 WIB
Honda Cub Custom Foto: Bikeexif/ Double PhotographyHonda Cub Custom
|

TAIPEI, KOMPAS.com - Ada anggapan bahwa jangan berbinis dengan teman dekat. Tapi hal itu tampaknya tidak berlaku untuk Honda Cub custom garapan workshop asal Taipei, Taiwan, 2Loud Custom.

Ma ‘Max’ Yicheng, punggawa 2Loud membuatkan Honda Cub untuk teman baiknya. Konsep ''digodok'' bareng hingga mendapat fomulasi yang tepat, meski proses kreatifnya tetap lebih banyak sang builder.

Layaknya membangun choopy cub banyak komponen standar yang dibuat. Kaki-kaki belakang diubah jadi lebih ceper dengan cara memotong fender belakang dan mengganti swingarm bawaan pabrik.

Honda CUb Custom Foto: Bikeexif/ Double Photography Honda CUb Custom

Baca juga: Modifikasi Honda Tiger Mengenang Orang Tua

Lengan ayun custom dengan pola tulang horizontal dibuat rigid dengan betuk segitiga. Bentuk baru ini membuat buritan motor bernama Little Wonder atau keajaiban kecil ini jadi lebih rendah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagian tengah di atas underbone ditambah tulang dengan pola sama seperti swingarm. Sebetulnya bukan sesutau yang baru tapi pemilihan bentuk tulang ini membuat motor terlihat lebih kekar.

Kaki-kaki depan bawaan pabrik digusur. Suspensi depan diganti milik motor batangan SYM Wolf 250. Pelek pakai alumunium dibalut ban gambot yang menekankan aksen bobber.

Honda Cub Custom Foto: Bikeexif/Double Photography Honda Cub Custom

Menariknya ialah setang custom dibuat menyatu dengan rak depan. Minimalis tapi mampu mendongkrak penampilan. Sayangnya, Max tidak memberikan lampu depan.

Baca juga: Teknologi 3D Printing Bisa Jadi Tren di Dunia Motor Custom?

Pindah ke mesin, jantung Honda 80cc dibantik mesin bongsor Zongshen berkubikasi 190cc. Menariknya mesin sebesar itu masih berkonfigurasi mesin tidur bukan tegak ala motor batangan.

Honda Cub Custom Foto: Bikeexif/Double Photography Honda Cub Custom

Max mengatakan butuh beberapa penyesuaian agar mesin baru bisa masuk di sasis lama. Termasuk membuat beberapa pengaguat di sasis agar bisa menopang mesin dengan baik.

Mesin lebih besar butuh asupan udara lebih banyak. Karburator menggunakan Keihin CVK30. Saluran pembuangan pakai knalpot custom dari stainless steel agar suaranya lebih kalem saat mesin stasioner.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber bikeexif
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.