Ini yang Menyebabkan Pembeli Mobil Baru Harus Menunggu Lama Pelat Nomor

Kompas.com - 18/06/2020, 09:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Timbul anggapan pelat nomor mobil baru butuh waktu lama selesai. Alasannya ada kemungkinan seorang tenaga penjual di diler itu menunggu jumlah pemesanan banyak, setelah terkumpul kemudian diserangkan ke polisi untum diurus.

Berbicara kepada Kompas.com, salah satu sales mobil yang minta dirahasikan identitasnya mengatakan, bisa jadi benar tapi tidak semuanya, karena hal itu tergantung dari diler bersangkutan.

Baca juga: Beli Ban Mobil Secara Eceran, Perhatikan Ini

"Biasanya diler mobil yang kecil atau mungkin merek-merek yang kurang bisa saja terjadi seperti itu," kata tenaga penjual tersebut Rabu (17/6/2020).

Pelat mobil Toyota Corolla Altis untuk menunjang transportasi anggota Dewan berganti warna menjadi hitam. Jessi Carina Pelat mobil Toyota Corolla Altis untuk menunjang transportasi anggota Dewan berganti warna menjadi hitam.

Sales lain, dari diler Toyota Jakarta, mengatakan, di tempatnya hampir tidak pernah menumpuk faktur untuk diserahkan ke Polda. Sebab diler menyerahkan hal itu kepada biro jasa.

"Kalau Toyota hampir sudah tidak pernah. Dari penjualannya tidak perlu (menumpuk). Kita kasih ke kantor dan kantor biasanya kasih ke biro jasa yang mengurus, dan itu mengurus semuanya," kata wiraniaga tersebut.

Baca juga: Tips Parkir Mobil yang Aman di Mal Saat Masa New Normal

Tenaga penjual itu mengatakan, skenario yang terjadi kalau faktur ditumpuk sampai kuota tertentu ialah diler memang menahan agar biro jasa hanya sekali jalan, atau ongkos membayar biro jasa belum terkumpul.

"Pada saat itu mereka (diler) kasih ke biro jasa, tapi duitnya belum ngumpul di diler. Walaupun pembeli kredit sebetulnya pasti duitnya sudah ada yang cair ke diler dari leasing buat ngurus gituan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.