Kompas.com - 06/06/2020, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Modifikasi paling mudah pada kendaraan namun penampilannya berubah yaitu mengganti ban. Apalagi pada mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV), mengganti ban dengan model Mud-Terrain (M/T) sudah mengubah tongkrongannya jadi lebih sangar.

Desain kembangan tapak ban M/T yang kasar, membuat penampilan mobil jadi terkesan lebih tangguh. Padahal, sesuai namanya, ban M/T lebih ditujukan untuk mobil yang habitatnyadi jalan yang jelek atau offroad.

Namun, saat ini juga banyak pemilik mobil SUV yang menggunakan ban M/T untuk mobil sehari-hari bukan untuk offroad, dengan alasan gaya. Lalu bagaimana jika ban M/T digunakan untuk mobil harian?

Baca juga: Usai Lebaran, Harga Rush dan Terios Naik Juni Ini

Ilustrasi Suzuki Jimny Long model lawasInstagram/@okkegania Ilustrasi Suzuki Jimny Long model lawas

Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, mengatakan, ban M/T saat ini sudah berkembang, sudah disesuaikan untuk pemakaian sehari-hari, jadi kurang lebih sama dengan yang biasa atau All-Terrain (A/T).

Ban mobil M/T saat ini sudah dibuat bisa untuk harian, untuk keawetannya, compound M/T belum tentu lebih keras dibanding yang biasa. Lalu untuk konsumsi bahan bakarnya, relatif sama dengan ban yang biasa,” ucap Zulpata kepada Kompas.com belum lama ini.

Zulpata juga menjelaskan, ban M/T modern sudah lebih baik kualitasnya, dibuat sedemikian rupa agar enak dipakai harian. Suara ban M/T ketika pada kecepatan tinggi juga sudah tidak terlalu berisik.

Baca juga: Selama PSBB Transisi, Pengguna Kendaraan di Jakarta Wajib Bawa SIKM

“Ban M/T yang terbaru sudah tidak monoton lagi suaranya, sekarang lebih halus noisenya, hampir sama dengan ban A/T,” kata Zulpata.

Menggunakan ban offroad memang sah-sah saja, namun akan lebih maksimal fungsi ban jika sesuai dengan medan yang dilewati. Jadi untuk kendaraan sehari-hari yang lebih sering lewat aspal mulus, tidak perlu ganti dengan ban offroad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.