PSBB Transisi, Keluar Masuk Jakarta Wajib SIKM

Kompas.com - 06/06/2020, 07:23 WIB
Petugas gabungan memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/5/2020). Selama operasi pemeriksaan kepada masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta diharuskan menunjukkan SIKM, berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 yang mewajibkan membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta. GARRY LOTULUNGPetugas gabungan memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/5/2020). Selama operasi pemeriksaan kepada masyarakat dari luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta diharuskan menunjukkan SIKM, berdasarkan peraturan gubernur (Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 yang mewajibkan membawa SIKM sebagai syarat memasuki wilayah Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memperpanjang aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) hingga akhir Juni 2020. Walau demikian, pada masa PSBB transisi ini, sejumlah sektor bisnis mulai dilonggarkan untuk beroperasi kembali.

Pemprov bahkan sudah mengizinkan kendaraan umum massal dan non-massal aktif kembali, serta memperbolehkan kapasitas kendaraan pribadi terisi penuh.

“Mobil dan motor bisa digunakan dengan kapasitas 50 persen, kecuali digunakan satu keluarga bisa digunakan 100 persen kapasitas. Motor silakan berboncengan bila satu keluarga, tidak masalah,” ujar Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, dalam konferensi virtual (4/6/2020).

Baca juga: Toyota Fortuner 2020 Meluncur, Model Bekas Tahun Lama Dijual Seharga LCGC

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat konferensi pers terkait PSBB masa transisi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020)Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJAR Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat konferensi pers terkait PSBB masa transisi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020)

Meski PSBB sudah agak melonggar, aturan keluar masuk Jakarta masih sama seperti sebelumnya. Yakni wajib menyertakan surat izin keluar masuk ( SIKM).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan penyekatan untuk memastikan pengendara memiliki SIKM yang valid.

Namun ada perubahan titik penyekatan per tanggal 8 Juni, yaitu dengan lebih fokus melakukan penjagaan di antara batas wilayah DKI Jakarta dan Bodetabek.

Baca juga: Kenapa Justru Pengemudi Berpengalaman Kerap Terlibat Kecelakaan Fatal?

Pos pemeriksaan SIKM di Kembangan, Jakarta BaratAkun instagram @info.jakartabarat Pos pemeriksaan SIKM di Kembangan, Jakarta Barat

“Pemeriksaan SIKM tetap dilaksanakan sampai status bencana nasional non-alam dicabut sesuai Keppres 12 Tahun 2020,” ucap Syafrin, kepada Kompas.com (4/6/2020).

Artinya, razia SIKM tetap akan dilakukan selama masa PSBB transisi saat ini. Untuk diketahui, tercatat sudah ada 138.316 kendaraan yang diputar balik sepanjang 40 hari pelaksanaan Operasi Ketupat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X