Gaikindo Merasa Beruntung Dapat IOMKI dari Kemenperin

Kompas.com - 01/06/2020, 08:02 WIB
Ilustrasi: Pekerja pabrik Toyota di Jepang. www.japantimes.co.jpIlustrasi: Pekerja pabrik Toyota di Jepang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengapresiasi berbagai langkah Kementerian Perindustrian dalam mendukung aktivitas sektor industri di tengah masa pandemi virus corona (Covid-19).

Satu diantaranya ialah penerbitan Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri (IOMKI) yang mampu menjamin industri tetap produktif untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar.

Pasalnya, sebagaimana dikatakan Wakil Ketua Umum Gaikindo Jongkie D Sugiarto, iklim usaha dan bisnis dalam negeri selama pandemi sangat tidak kondusif. Hal ini berbanding lurus dengan menurunnya daya beli masyarakat, terkhusus untuk kebutuhan tersier seperti mobil.

Baca juga: Siap Bawa Penumpang, Begini Partisi Ojol Saat New Normal

Pabrik perakitan SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) di Bekasi, Jawa Barat.Febri Ardani/KompasOtomotif Pabrik perakitan SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) di Bekasi, Jawa Barat.

“Wabah ini telah mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat dan berdampak pada operasional serta produktivitas industri otomotif. Walaupun demikian, kami sangat mengapresiasi perhatian dari Kemenperin yang aktif membantu sektor otomotif bisa bertahan dalam menghadapi masa sulit sekarang ini,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (31/5/2020).

"IOMKI ini memiliki peran penting dalam upaya menggairahkan sektor industri otomotif di dalam negeri tetap produktif, tetapi dengan mengikuti protokol kesehatan," lanjut Jongkie.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jongkie menambahkan, industri otomotif siap menjalankan kebijakan strategis yang diarahkan oleh pemerintah dalam upaya pemulihan sektor industri dan ekonomi nasional, terutama dalam tatanan new normal nanti.

“Kami berharap industri akan segera pulih. Untuk itu, kami bersama-sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kemenperin, yang terus memonitor situasi dan kondisi di lapangan untuk menyiapkan langkah-langkah perbaikan, termasuk di sektor industri otomotif,” ujar dia.

Baca juga: Produksi Mobil di Indonesia Anjlok Selama Pandemi

Pabrik perakitan mobil Hyundai di Jeonju, Korea Selatan.YONHAP / AFP Pabrik perakitan mobil Hyundai di Jeonju, Korea Selatan.

Untuk diketahui, pada periode April 2020 Gaikindo mencatat penjualan mobil di dalam negeri, baik secara retail maupun wholesales, mengalami penurunan signifikan.

Pada penjualan retail, penjualan turun 60 persen dibanding bulan sebelumnya, Maret, yaitu dari 60.447 unit jadi 24.276 unit. Sementara secara wholesales, anjlok hampir 90 persen dari 76.800 unit jadi 7.871 unit.

Adapun Kemenperin sendiri, dalam upaya merangsang produktivitas industri dalam negeri supaya bisa melewati masa pandemi saat ini, sudah menerbitkan sekitar 17.000 IOMKI.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.