Sopir Truk Wajib Istirahat Meski Jalanan di Masa Pandemi Lengang

Kompas.com - 10/05/2020, 07:22 WIB
Imah Suswanti bersiap untuk melanjutkan pekerjaanya menjadi sopir truk trailer di Jalan Raya Lawang, Kabupaten Malang, Jumat (20/4/2018) KOMPAS.com / Andi HartikImah Suswanti bersiap untuk melanjutkan pekerjaanya menjadi sopir truk trailer di Jalan Raya Lawang, Kabupaten Malang, Jumat (20/4/2018)
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah larangan mudik yang digulirkan oleh pemerintah, kendaraan angkutan termasuk armada yang mendapat pengecualian untuk tetap beroperasional.

Dengan adanya pembatasan kendaraan tersebut, otomatis jalanan menjadi lebih lengang dibandingkan pada hari-hari biasanya.

Terlebih menjelang Lebaran yang biasanya terjadi peningkatan kepada lalu lintas sekarang kondisinya cukup sepi.

Kondisi ini tentunya semakin membuat nyaman kendaraan besar seperti truk untuk melintas dan mengirimkan barang dari satu kota ke kota yang lainnya.

Baca juga: Efek Buruk jika Knalpot Motor 2 Tak Jarang Dirawat

Meski kondisi lengang, bukan berarti sopir truk begitu saja mengabaikan waktu istirahat hanya demi lebih cepat sampai di tempat tujuannya.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia ( SDCI), Sony Susmana mengatakan, saat ini memang menjadi waktu yang menyenangkan bagi sopir truk di dalam menjalankan tugasnya.

Terminal Angkutan Barang Jakarta Gudang, Kampung Bandan, Jakarta Utara.KOMPAS/AGUS SUSANTO Terminal Angkutan Barang Jakarta Gudang, Kampung Bandan, Jakarta Utara.

“Sepi dan jauh dari gangguan, karena pengemudi mobil kecil yang selap selip kalau senggolan yang disalahkan truk atau sering rem mendadak yang disalahkan sopir truk juga,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Tapi, Sony menambahkan, dalam kondisi yang lengang ini tentunya juga harus disikapi dengan bijaksana. Harus tetap menjaga batas kecepatan sesuai dengan rambu dan selalu berada di lajur kiri.

Baca juga: Ada Larangan Mudik, Pengguna Tol Solo Ngawi Turun Drastis

“Sehingga lebih dapat mengatur jarak, waktu serta emosi. Jangan pernah lengah walau hanya sesaat waktu istirahat tetap dengan durasi waktu dan jarak yang sama,” ujarnya.

Sony juga mengatakan, jangan hanya gara-gara jalanan sudah lengang kemudian sopir langsung melakukan perjalanan dan mengabaikan waktu istirahat untuk mengembalikan staminanya.

Duo truk Fuso terbaru dilengkapi teknologi dan fitur yang memanjakan pengemudi.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Duo truk Fuso terbaru dilengkapi teknologi dan fitur yang memanjakan pengemudi.

“Jangan mentang-mentang kosong terus gaspos, untuk pengemudi truk maksimal setiap empat jam sekali diselingi dengan istirahat,” tuturnya.

Dengan begitu, maka kondisi fisik seorang sopir yang sudah lelah karena menempuh perjalanan cukup jauh bisa kembali segar setelah beristirahat.

Baca juga: Perilaku Ini Juga Dilarang Saat Berkendara di Jalan Tol

“Tugas driver truk lebih berat jadi harus memperhatikan disiplin dan kualitas beristirahat yang benar. Yang dilakukan driver truk rata-rata sudah benar tidur di dalam kabin dan jalan lagi sesuai dengan jadwalnya, karena mereka sudah berhitung waktu ketibaannya,” ucapnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X