Mitos atau Fakta, Kopling Bermasalah Bikin Mobil Lebih Boros BBM?

Kompas.com - 01/05/2020, 08:22 WIB
satu set perangkat kopling yang sudah mengalami kerusakan. Ghulam/Otomaniasatu set perangkat kopling yang sudah mengalami kerusakan.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan penggantian komponen pada mobil, sebaiknya tidak menunggu sampai bagian tersebut rusak atau tidak berfungsi sama sekali.

Pasalnya, jika hal itu dilakukan bukan tidak mungkin kerusakan justru akan merembet ke bagian lain yang tentunya akan membuat pengeluaran untuk perbaikan semakin besar.

Seperti halnya kampas kopling. Komponen yang berfungsi meredam tenaga yang disalurkan dari mesin ke transmisi juga mempunyai batas usia pemakaian.

Baca juga: Efek Buruk Kaki Kiri Menempel di Pedal Kopling Mobil Transmisi Manual

Bagian yang bertugas untuk menyambungkan poros penggerak roda dengan poros daya, dari poros engkol ini akan memberikan tanda-tanda jika sudah aus.

Salah satu gejala yang sering dirasakan adalah kopling selip dan tenaga yang disalurkan juga tidak akan bisa maksimal.

Kondisi ini dipercaya juga akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar pada mobil. Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Suparna mengatakan, usia rata-rata kopling adalah 80.000 kilometer.

Jika mobil sudah menempuh jarak tersebut sebaiknya segera dilakukan penggantian kampas kopling beserta covernya.

Injakan kopling ngelos, pertanda ada masalah pada aliran minyak kopling.Otomania-Donny Apriliananda Injakan kopling ngelos, pertanda ada masalah pada aliran minyak kopling.

Baca juga: Naik Motor Selama Penerapan PSBB, Sebaiknya Pakai Helm Full Face

“Meskipun ada juga yang sebelum mencapai jarak itu sudah rusak, tapi wajarnya ya sampai 80.000 kilometer. Kalau sudah menempuh sejauh itu tidak juga diganti maka fungsi kopling juga tidak akan maksimal,” tutur Suparna saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Suparna menambahkan, selama ini masih banyak pemilik mobil yang beranggapan bahwa penggantian perangkat kopling tidak perlu dilakukan selama kopling masih bisa berfungsi.

Padahal, jika kopling sudah digunakan untuk menempuh perjalanan 80.000 kilometer pastilah kondisinya juga sudah tidak bagus. Pelat kopling jelas sudah aus dan tidak akan bisa berfungsi maksimal.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X