Mobil Overheat Jangan Dipaksa Jalan, Bisa Turun Mesin

Kompas.com - 30/04/2020, 17:41 WIB
Ilustrasi mesin mobil overheat SHUTTERSTOCKIlustrasi mesin mobil overheat

JAKARTA, KOMPAS.com - Mesin mobil yang mengalami overheat sebaiknya jangan dipaksa terus berjalan. Dampaknya, bisa lebih parah, terutama pada bagian jantung pacu mobil itu sendiri.

Umumnya mesin mobil yang mengalami overheat, pasti memiliki masalah pada sistem pendinginan. Untuk mengetahuinya perlu dilakukan pengecekan lebih detail.

Untuk mengatasi permasalahan ini, sebaiknya pemilik mobil mendatangi bengkel ahli untuk dilakukan pengecekan. Hal ini untuk memastikan permasalahan yang terjadi pada mobil sehingga mesin mengalami panas berlebih.

Service Part Divison Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi, mengatakan, mesin yang mengalami overheat bisa beragam penyebabnya.

Baca juga: Efek Buruk Kaki Kiri Menempel di Pedal Kopling Mobil Transmisi Manual

“Tutup radiator juga bisa berpengaruh dan menyebabkan overheat. Ini karena kalau tutup rusak maka saat menutupnya tidak maksimal, akibatnya air pendingin bisa menguap keluar, jadinya air pendingin bisa berkurang,” ujar Anjar saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi mesin overheatSHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin overheat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anjar menambahkan, permasalahan lainnya juga bisa disebabkan karena adanya kebocoran pada sistem pendingin. Sebagai contoh pada radiator, hose atau saluran perpipaan.

Baca juga: Kamus MotoGP dan Istilah yang Sering Digunakan di Dunia Balap

“Jika mengalami hal tersebut sebaiknya pengemudi segera menepikan mobilnya terlebih dahulu. Tunggu sampai suhu mesin mobil turun baru dilakukan penanganan,” kata Anjar.

Anjar melanjutkan, “Setelah itu dicek ada kebocoran pada air pendingin atau tidak, kalau ada tambahkan air pendingin dan sebaiknya segera cari bengkel terdekat.”

Sebelum masalah yang menyebabkan mesin mobil menjadi overheat teratasi, sebaiknya mobil tidak digunakan untuk perjalanan lebih jauh. Pasalnya, jika dipaksa justru akan berakibat fatal.

“Jangan paksakan berkendara dalam kondisi overheat, efeknya bisa fatal terkait kerusakan mesinnya,” ujar Anjar.

Dampak terburuknya bisa menyababkan mobil harus servis besar atau turun mesin. Sebab cylinder head mengalami kerusakan parah sehingga menyebabkan melengkut.

“Awalnya cylinder heat bisa melengkung, kalau mobil terus dipaksakan akibatnya akan semakin parah,” kata Anjar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.