Kompas.com - 29/04/2020, 17:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengantuk menjadi musuh besar saat berkendara menempuh perjalanan jauh ataupun ketika macet. Terutama dalam kondisi puasa seperti ini, karena kurangnya asupan yang masuk ke dalam tubuh.

Perlu diketahui, mengantuk memang tidak ada obatnya selain berhenti dan beristirahat. Saran seperti meminum kopi pun tidak mejadi jaminan pengendara bisa langsung segar kembali.

Kepala Bengkel Auto2000, Suparna, memiliki tips ringan untuk mengurangi rasa kantuk saat berkendara.

Menurutnya, saat melakukan perjalanan jauh sebaiknya pengendara mengatur ritme pergantian udara pada kabin, caranya dengan membuka kaca mobil dan mengurangi durasi penggunaan air conditioner atau AC.

Baca juga: Kenali Musuh Bebuyutan Berkendara Motor Saat Berpuasa

“Memang menggunakan AC itu membuat nyaman di dalam kabin, apalagi saat berkendara siang hari. Tapi baiknya sedikit dikurangi, pengendara sesekali perlu membuka kaca mobil agar terjadi pertukaran atau sirkulasi udara pada kabin mobil,” ujar Suparna kepada Kompas.com.

ac mobilKompas.com/Fathan Radityasani ac mobil

Terus menerus menggunakan AC akan membuat udara di dalam mobil menjadi tidak fresh karena tak ada pergantian. Lama-lama kondisi tersebut diklaim bisa membuat pengendara cepat merasa lelah yang bisa memicu rasa kantuk cepat datang.

Baca juga: Jangan Asal, Sabun Cuci Piring Bukan untuk Mobil

“Kalau sepanjang jalan tutup kaca dan selalu menyalakan AC itu kan artinya udara pada kabin hanya itu-itu saja. Udara yang sudah terlalu lama dihirup secara terus menerus bisa memicu tubuh menjadi lelah akibat tidak adanya pergantian udara yang baru,” kata Suparna.

Namun, Suparna menyarankan, jika pengendara sudah merasa lelah dan mengantuk sebaiknya jangan dipaksakan untuk lanjut, dan segera menepi untuk beristirahat.

Pastikan mengatur ritme perjalanan yang tepat, dan yang tak kalah penting maksimal setiap dua atau tiga jam sekali wajib berenti untuk istirahat atau sekedar melakukan peregangan badan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.