Efek Corona dan Larangan Mudik, Bisnis Lelang Mobil Sepi

Kompas.com - 23/04/2020, 13:22 WIB
Membeli mobil bekas yang memiliki spesifikasi lebih lengkap bisa jadi pilihan. Carscoops.comMembeli mobil bekas yang memiliki spesifikasi lebih lengkap bisa jadi pilihan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Sektor bisnis lelang mobil ikut terdampak akibat pandemi corona atau Covid-19. Apalagi pemerintah juga menerapkan larangan mudik bagi warga yang berdomisili di zona merah pandemi.

Kondisi ini membuat usaha lelang mobil mengalami penurunan sigifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

“Saat ini sudah turun 20 sampai 30 persen,” ujar Daddy Doxa Manurung, Presiden Direktur PT Balai Lelang Serasi (Ibid), kepada Kompas.com (22/4/2020).

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku Hingga 31 Mei 2020

Ilustrasi mobil bekas di segmen Low MPVKompas.com/Setyo Adi Ilustrasi mobil bekas di segmen Low MPV

“Secara nasional per bulan itu biasanya dapat 2.000 sampai 2.500 unit, sekarang 1.000 unit saja sudah bagus,” kata Doxa.

Doxa juga mengatakan, penurunan sudah terasa sejak Maret lalu, kemudian makin terasa pada April ini.

Ia memprediksi pada Mei mendatang, trennya masih menurun karena pelarangan mudik dan kondisi ekonomi yang belum stabil.

Baca juga: Banting Harga, Diskon Fortuner Tembus Rp 100 Juta, Innova Rp 70 Juta

Suasana balai lelang mobil bekas Bidwin. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil bekas melalui lelang selama 2018Bidwin Suasana balai lelang mobil bekas Bidwin. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil bekas melalui lelang selama 2018

“Asumsinya baru sebulan dua bulan, bukan berarti ini terakhir. Bisa saja bulan depan orang sudah enggak mau beli mobil, jadi ini masih angka sementara,” kata Doxa.

“Kalau peningkatan karena Lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya, enggak sepertinya. Ada peningkatan, tapi mungkin enggak signifikan, jadi enggak seheboh biasanya,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.