Ingat, Jangan Dekat-dekat Bus dan Truk Ketika Berkendara

Kompas.com - 23/04/2020, 11:02 WIB
Fenome menyalip dari kiri di ruas Panturan saat Komprasi Jalur Trans Jawa Fenome menyalip dari kiri di ruas Panturan saat Komprasi Jalur Trans Jawa

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketika mengemudi di jalan raya, kadang sering bertemu dengan kendaraan yang besar seperti truk atau bus, apalagi dalam perjalanan ke luar kota. Sebagai pengemudi, sebaiknya jangan dekat-dekat dengan kendaraan tersebut, karena berbahaya.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre (RDC), mengatakan, kendaraan niaga besar seperti bus dan truk memiliki blind spot yang lebih luas ketimbang mobil penumpang. Satu kondisi yang wajib diingat, jangan sampai terjebak pada area tersebut.

“Berada di blind spot kendaraan besar, bisa merugikan kita. Jika dia berpindah lajur dan pada spion tidak terlihat mobil kita, ada kemungkinan akan terserempet,” ucap Marcell kepada Kompas.com, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Dilarang Mudik, Kendaraan Ini Masih Boleh Melintasi Tol

Blind Spot pada truk hampir berada di seluruh bagiannya.Istimewa Blind Spot pada truk hampir berada di seluruh bagiannya.

Marcell menambahkan, jika berada dekat kendaraan besar, pastikan bisa melihat pengemudi bus atau truk lewat spionnya. Kondisi tersebut menandakan kalau mobil tidak masuk blind spot dari kendaraan besar. Cara lain, adalah dengan membunyikan klakson, memberikan informasi pada pengemudi truk atau bus kalau ada mobil lain berdekatan.

“Dekat dengan kendaraan besar, harus jaga jarak aman. Lebih baik didahului jika kondisi jalan di depan aman dan memungkinkan,” kata Marcell.

Kondisi lain, adalah ketika mobil berada di depan atau belakang truk atau bus besar di jalan tol. Jangan, sampai terjebak di antara dua atau lebih kendaraan besar ini.

Baca juga: Larangan Mudik Berlaku di Wilayah PSBB dan Zona Merah

“Kalau bus atau truk tidak menjaga jarak, lebih baik pindah lajur. Karena jarak pengereman kendaraan besar lebih jauh dibanding mobil biasa,” ujar Marcell.

Begitu juga jika terjebak di bagian belakang bus atau truk, wajib jaga jarak aman.

, karena terhalang bodi yang besar, kita tidak tahu apa yang ada di depan kendaraan tersebut. Kalau bus/truk rem mendadak, khawatir kita malah tabrak belakang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X