Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dilema Memilih Helm untuk Bikers dengan Kacamata

Kompas.com - 23/04/2020, 10:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comHelm merupakan riding gear yang wajib buat setiap pengendara sepeda motor alias bikers ketika berkendara. Fungsi helm yaitu untuk melindungi bagian vital manusia, kepala ketika terjadi kecelakaan.

Bagi bikers yang menggunakan kacamata jadi kendala tersendiri, karena umumnya desain helm diciptakan universal dan bagi orang dengan fisik normal.

“Dulu, bikers yang berkacamata untuk menyiasatinya yaitu dengan menaikan fitting ukuran helm. Hal ini dilakukan agar kacamata bisa masuk ke helm,” ucap Ahmad M, salah satu pegiat komunitas pecinta helm, Belajar Helm, kepada Kompas.com, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Banting Harga, Diskon Fortuner Tembus Rp 100 Juta, Innova Rp 70 Juta

Helm Arai Samurai PedrosaAzwar Ferdian/Kompas.com Helm Arai Samurai Pedrosa

Namun sebenarnya jika menggunakan helm yang ukurannya longgar, ada bahaya tersendiri. Ahmad mengatakan, kalau helm longgar justru bisa terlepas dari kepala ketika berbenturan. Kondisi ini, membuat fungsi melindungi helm jadi berkurang.

Bagi rider yang berkacamata, menggunakan helm yang terlalu kecil juga menjadi tidak nyaman. Telinga akan terasa sakit karena gagang kacamata yang menekan kuping ketika riding dengan waktu yang lama.

Baca juga: Jadi Hanya Kendaraan dari Zona Merah yang Dilarang Mudik

“Rasa nyeri pada telinga ketika pakai helm dikarenakan fitting helm yang terlalu kecil. Biasanya efek helm yang kesempitan seperti itu,” kata Ahmad.

Namun untuk saat ini beberapa produsen helm sudah memiliki bentuk busa yang mempunyai rongga khusus untuk kacamata. Jadi rider yang berkacamata bisa tetap menggunakan fitting helm yang pas tanpa mengurangi keamanan dari helm tersebut.

Selain it, pemilihan helm half face juga jadi alternatif, karena punya ruang wajah terbuka, sehingga lebih fleksibel mengenakan kacamata sambil pakai pelindung kepala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.