Pandemi Corona dan Larangan Mudik Bikin Pengusaha Bus Rugi

Kompas.com - 21/04/2020, 16:22 WIB
Arus calon penumpang mudik Lebaran di Terminal Pulogadung, Jakarta, terlihat padat, Senin (26/1/1998). KOMPAS/EDDY HASBYArus calon penumpang mudik Lebaran di Terminal Pulogadung, Jakarta, terlihat padat, Senin (26/1/1998).
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Pandemi Corona yang terjadi sekarang ini berimbas pada berbagai sektor, terlebih dengan adanya pelarangan mudik saat Lebaran.

Kondisi ini tentunya sangat berdampak pada sektor transportasi yang selama ini menjadikan momen Lebaran sebagai masa panennya.

Dengan adanya larang mudik ini tentunya, agen-agen yang selama ini melayani perjalanan para pemudik juga akan sangat merasakan imbasnya.

Baca juga: Nekat Mudik Lebaran, Disuruh Putar Balik atau Denda Rp 100 Juta

Salah satunya seperti yang dirasakan oleh Rosalia Indah Group. Ferry Erdiansyah
Public Relation Rosin Group mengatakan, adanya pandemi ditambah dengan larangan mudik jelas akan mempengaruhi pelayanan sewa armada.

Petugas Terminal Tipe A Mandalika, Kota Mataram memeriksa penimoang bus yang baru tiba, petugas terminal berharap ada tim medis yang bersiaga di terminal ditengah wabah Corona Covid-19 ini.FITRI R Petugas Terminal Tipe A Mandalika, Kota Mataram memeriksa penimoang bus yang baru tiba, petugas terminal berharap ada tim medis yang bersiaga di terminal ditengah wabah Corona Covid-19 ini.

“Biasanya setiap tahun kami ada layanan sewa armada yang digunakan untuk mudik, sampai saat ini hal tersebut belum ada,” katanya kepada Kompas.com, Selasa (21/4/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ferry menambahkan, selama ini selain mengandalkan dari operasional bus pihaknya juga memiliki tour yang melayani perjalanan wisata.

Baik untuk perjalanan di dalam negeri atau domestik maupun perjalanan ke luar negeri (internasional) tergantung keinginan pemesan.

Baca juga: Mudik Dilarang Pemerintah, Pengusaha Bus: Artinya Selesai buat Kami

Biasanya, saat momen Lebaran pemesanan untuk perjalanan wisata ini cukup tinggi. Akan tetapi, semenjak adanya pandemi dan larangan mudik justru banyak yang meminta penjadwalan ulang.

“Banyak yang meminta dilakukan penjadwalan ulang, tour kami melayani perjalanan domestik dan internasional. Tapi sampai sekarang belum ada yang pesan,” ujarnya.

situasi terminal bus akaptribunnews.com situasi terminal bus akap

Para pemesan, kata Ferry kemungkinan baru bisa memastikan waktu perjalanannya sampai masa pandemi corona berakhir.

“Semuanya masih menunggu setelah pandemi berakhir,” ucapnya.

Ferry juga mengatakan, selama ini Rosalia Indah juga memberikan fasilitas sewa armada kepada para pemudik dari Jakarta menuju Solo dan Karanganyar.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran Berlaku Mulai 24 April 2020

“Terkait yang sewa armada untuk mudik tadi, biasanya hanya digunakan sebagai fasilitas dari Rosalia Indah untuk pemudik dari Jakarta menuju Solo dan Karanganyar. Dan tidak ada pemesanan sebelumnya,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.