Perhatikan Ini bila Ingin Beli Pikap Kabin Ganda Bekas Tambang

Kompas.com - 19/04/2020, 17:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Membeli double cabin baru saat ini memiliki harga yang cukup tinggi. Tampilannya yang gagah, sangat menarik perhatian jika dipakai di pusat kota. Selain itu, double cabin juga memiliki kemampuan off-road.

Orang yang berminat untuk memiliki pikap kabin ganda biasanya sudah memiliki kendaraan lain. Pikap dijadikan kendaraan hobi ataupun untuk melibas jalan banjir.

Saat ini bisa juga mendapatkan double kabin bekas dengan harga murah, yaitu kendaraan bekas tambang.

Double cabin memang biasa digunakan sebagai mobil operasional tambang. Unit yang sudah tidak dipakai, biasanya dilelang oleh perusahaan tambang. Memang harganya lebih murah, namun ada yang harus diperhatikan.

Baca juga: Saat Pandemi Corona, Diskon Mobil Murah Tembus Rp 20 Juta

kabin ganda bekas tambangyoutube kabin ganda bekas tambang

Adit, Anggota dari komunitas Dcab ID, mengatakan, ada dua bagian yang harus diperhatikan ketika ingin beli mobil kabin ganda bekas tambang yaitu mesin dan sasis.

“Kalau soal body dan interior, masih bisa diperbaiki. Sedangkan mesin dan sasis kan tidak mengetahui keadaan di sana seperti apa cara pakainya,” kata Adit kepada Kompas.com, Sabtu (18/4/2020).

Baca juga: Penumpang Sumatera Banyak yang Cari Bus Premium tapi Non-AC

Area tambang biasanya memiliki kondisi jalan yang kurang baik. Kadang pengemudi di area tambang tidak memerhatikan cara berkendaranya, jadi sasis sering di siksa pada kondisi jalan yang buruk.

"Kalau soal mesin, khawatir mobil bekas tambang menggunakan solar industri. Bedanya dengan bio solar, lebih banyak kandungan sulfurnya. Efeknya bisa ke filter, mesin, dan turbo yang cepat kotor," ujar Adit.

Filter, mesin, dan turbo yang tidak dibersihkan bisa membuat menumpuknya karbon. Kalau karbon sudah menumpuk, komponen tersebut bisa cepat rusak.

Mitsubishi Strada Triton, penguasa kabin ganda di Indonesia.Donny Apriliananda Mitsubishi Strada Triton, penguasa kabin ganda di Indonesia.

Selain itu, harga mobil bekas tambang memang sangat murah, tetapi jika ditambah ongkos memperbaikinya, harganya bisa mendekati harga bekas yang biasa. Jadi bisa dipikirkan kembali jika ingin beli bekas tambang.

Jika dibandingkan, Mitsubishi Triton tahun 2014 bekas tambang, dihargai Rp 122 juta. Sedangkan yang bukan bekas tambang dengan tahun yang sama, ada di harga Rp 295 juta. Selisih harganya sudah lebih dari Rp 100 juta.

“Walaupun ada juga yang beruntung bisa dapat mobil bekas tambang yang kondisinya masih bagus. Jadi bagaimana keberuntungan saja kalau mau beli kabin ganda bekas tambang dengan kondisi yang prima,” ucap Adit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.