Jumlah Baut dan Ukuran Pelek Pengaruhi Performa Mobil

Kompas.com - 01/03/2020, 14:25 WIB
Ilustrasi pelek mobil. KompasOtomotif-Donny AprilianandaIlustrasi pelek mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah baut dan ukuran pelek tiap mobil bisa berbeda-beda. Hal ini tergantung pada berat total serta dimensi kendaraan itu sendiri.

Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor menyebut, pada kendaraan kecil biasanya jumlah baut pada pelek yang terpasang adalah 3 baut atau 4 baut.

Sementara kendaraan kelas Sport Utility Vehicle (SUV), biasanya menggunakan pelek 6 baut sampai 8 baut.

"Ini berkaitan dengan estetika kendaraan itu sendiri. Namun rata-rata seperti itu, karena pemasangan baut dan ukuran pelek tergantung pada beban mobil terkait," kata Didi kepada Kompas.com, Jakarta, Minggu (1/3/2020).

Baca juga: Kenapa Jumlah Baut Pelek di Mobil Beda-beda?

Merawat pelek mobilStanly/Otomania Merawat pelek mobil

Artinya, semakin banyak baut yang terpasang maka semakin kuat pula kendaraan tersebut bisa mengangkut beban. Lantas, apakah bisa berpengaruh secara tak langsung pada performa mobil?

"Bisa, karena performa kendaraan ada kaitannya dengan bobot kendaraan itu sendiri (semakin besar maka tenaga semakin lemah). Begitu juga dengan ukuran pelek, semakin besar maka semakin berat untuk angkatan pertamanya," ujar Didi.

Senada dengan pernyataan itu, Owner Permaisuri Ban, Wibowo Santosa menyatakan bahwa setiap pelek memiliki load rating atau batas beban yang bisa ditampung. Jika beban itu besar, maka tenaga yang dihasilkan dari mobil berkurang.

"Pengaruhnya itu kepada tenaga yang dihasilkan, bukan kekuatan mobil. Biasanya, mobil yang bertenaga kecil Pitch Circle Diameter (PCD) atau jarak lubang antar baut-nya kecil. Bautnya pun lebih sedikit, mungkin supaya tidak terlalu berat," kata dia.

Baca juga: Ini Efek Buruk jika Asal Modifikasi Pelek Mobil

Ilustrasi Pelek Ban MobilKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi Pelek Ban Mobil

Oleh sebab itu, pergantian pelek tidak boleh sembarangan. Jika tidak dilakukan oleh ahli yang berpengalaman, selain bisa mengorbankan kenyamanan pergantian pelek sembarangan dapat membuat pengeluaran bertambah.

"Semakin berat beban di mobil mengakibatkan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Jadi pertimbangkan kalau ingin mengganti pelek dengan ukuran yang lebih besar. Disarankan, maksimum 2 inci di atas standar," kata Didi.

"Tapi ingat, segala bentuk pergantian atau modifikasi bisa menghanguskan asuransi untuk bagian terkait," lanjutnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X