Cerita Sopir Ambulans, Telat Sedikit Nyawa Pasien Melayang

Kompas.com - 27/02/2020, 16:17 WIB
Mobil Ambulans Lalulalang Bawa Korban bentrokan di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2109) Walda MarisonMobil Ambulans Lalulalang Bawa Korban bentrokan di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2109)

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini beredar video pemukulan kepada sopir ambulans yang dilakukan oleh pengendara mobil Toyota Calya di daerah Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Aksi pemukulan tersebut dilakukan oleh seorang pria lantaran tidak terima mobilnya di senggol oleh pengemudi ambulans.

Terkait kasus ini, Khoirudin, pengemudi ambulans Rumah Sakit Aminah mengatakan, hal tersebut seharusnya tidak perlu terjadi mengingat ambulans merupakan kendaraan yang memang harus diprioritaskan.

Baca juga: Adab Ketika Ingin Menyalip Truk atau Bus

“Ketika sirine dibunyikan berarti ada keadaan darurat, apalagi saat ada pasien atau jenazah di dalamnya. Pengendara lain seharusnya sadar diri dan mengalah, hal ini juga sudah tercantum dalam Undang-Undang bahwa ambulans harus diprioritaskan,” ujar Khoirudin kepada Kompas.com, Kamis (27/02/0202)

Lelaki yang sudah bekerja selama 20 tahun sebagai sopir ambulans ini mengaku pernah mengalami hal serupa.

“Saya juga pernah mengalami hal seperti itu, menyenggol pengendara lain saat bertugas. Tetapi saya tetap jalan terus dan tidak berhenti karena saya sedang membawa pasien yang harus segera mendapat penanganan. Dan pengendara tersebut juga tidak marah, mungkin sadar kalau itu kesalahannya yang tidak mau minggir dan memberi jalan,” kata pria berusia 50 tahun ini.

Video penganiayaan terhadap sopir ambulans di depan Flying Car Wash Jl. Kesehatan Jakarta Selatan.Akun Intagram @jakartainformasi Video penganiayaan terhadap sopir ambulans di depan Flying Car Wash Jl. Kesehatan Jakarta Selatan.

Khoir sangat menyayangkan sikap arogansi yang dilakukan oleh pengemudi mobil LCGC tersebut, harusnya ia menyadari ketika sirine sudah menyala berarti ada keadaan darurat yang harus disegerakan.

Menurutnya memang tidak jarang kasus pengendara mobil pribadi yang tidak membuka jalan ketika mobil ambulans ingin lewat.

Hal ini mungkin bisa terjadi karena adanya asumsi yang beredar di masyarakat bahwa mobil ambulans sering menyalakan sirine dan meminta jalan, padahal dalam keadaan tidak bertugas atau tidak membawa pasien.

“Perlu ditekankan lagi kepada para pengendara mobil pribadi, ketika sirine dinyalakan berarti memang ada keadaan darurat, entah itu mengantar pasien atau menjemput pasien,” ujar Khoir.

Baca juga: 7 Variasi Pelat Nomor yang Diincar Polisi, Bisa Kena Denda Rp 500.000

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X