MotoGP Qatar 2020 Terancam Batal karena Virus Corona

Kompas.com - 27/02/2020, 16:12 WIB
Pebalap Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, memacu motornya pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, 10 Maret 2019. AFP/KARIM JAAFARPebalap Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, memacu motornya pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, 10 Maret 2019.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Jelang seri perdana MotoGP musim 2020 yang berlangsung di Qatar pada 8 Maret mendatang, kehawatiran akan menularnya virus corona makin bertambah. Apalagi setelah virus asal China ini telah menjangkit Jepang dan Italia.

Masalahnya, sejumlah anggota tim dan pebalap asal Jepang dan Italia dikabarkan tak boleh menuju Qatar. Terlebih dengan melonjaknya penderita virus corona di Italia bagian utara.

Dilansir dari The Race, sejumlah anggota tim Suzuki dan Yamaha diminta untuk tetap berada di Qatar dan tak pulang ke rumah mereka di Jepang maupun Italia usai tes pra musim yang dilakukan akhir pekan lalu.

Baca juga: Adab Ketika Ingin Menyalip Truk atau Bus

Ilustrasi bandaraPolitikaner/Wikipedia Ilustrasi bandara

Namun dengan mayoritas pebalap kelas utama dan sebagian besar tim yang kembali ke negaranya masing-masing, ada potensi gangguan yang amat besar bagi penyelenggaraan balap MotoGP, jika Qatar membatasi mereka yang berasal dari negara terdampak virus corona.

Untuk diketahui, sebanyak 6 dari 11 tim MotoGP berbasis di Italia. Sementara 3 dari 6 pabrikan MotoGP juga berasal dari Jepang.

Ada juga 7 pebalap asal Jepang dan Italia yang bisa terkena dampak virus corona, termasuk nama-nama besar seperti Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso.

Baca juga: Biaya Ubah Status Warna Kendaraan di STNK dan BPKB

 

Daftar pebalap MotoGP 2020Twitter @MotoGP Daftar pebalap MotoGP 2020

Aturan larangan bepergian dari kedua negara tersebut akan memberikan efek signifikan pada GP Qatar.

Apalagi Qatar belum mencatat penyebaran virus corona di negaranya, dan terus meningkatkan tindakan pencegahan di Bandara Internasional Hamad.

Menteri Kesehatan Qatar Hanan Mohamed Al Kuwari, merekomendasikan penundaan perjalanan ke sejumlah negara, termasuk Jepang dan Italia.

Otoritas kesehatan di Qatar juga mengumumkan bahwa mereka telah mengkarantina kedatangan dari China, Korea Selatan, dan Iran, yang menjadi negara paling parah yang dilanda virus corona sejauh ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X