Kenali Jenis Mobil Derek dan Fungsinya

Kompas.com - 26/02/2020, 13:41 WIB
Mobil derek otomatis yang baru dibeli oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta saat acara peluncuran di Balai Kota, Selasa (8/12/2015). Mobil tersebut nantinya akan digunakan untuk menunjang penertiban dan penindakan parkir liar. Kompas.com/Alsadad RudiMobil derek otomatis yang baru dibeli oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta saat acara peluncuran di Balai Kota, Selasa (8/12/2015). Mobil tersebut nantinya akan digunakan untuk menunjang penertiban dan penindakan parkir liar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil derek bisa menjadi penolong saat kendaraan mogok di tengah jalan atau ketika darurat banjir seperti ini. Tidak hanya disediakan oleh perusahaan jalan tol, beberapa perusahaan swasta juga sudah banyak yang mengoprasikan mobil derek.

Dari segi bentuk, mobil derek biasanya menggunakan kendaraan jenis truk. Yang menjadi pembeda adalah bagian belakang mobil derek yang diisi dengan alat ruang untuk mengangkut atau menderek mobil.

Menurut Erwin, pemilik AA Club Towing Jakarta, mengatakan, sebenarnya ada pembeda antara mobil derek dan towing.

Baca juga: Acuan Modifikasi Suzuki XL7, Siap Terjang Banjir

“Derek itu mobil yang hanya diangkat bagian depan atau belakangnya saja, tidak dinaikan ke atas mobil. Sedangkan kalau towing, mobil dinaikan ke atas truk atau mobil derek,” ujar Erwin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (26/02/2020)

Mobil derek biasanya mengangkat roda depan atau belakang mobil, hal tersebut dilakukan karena mobil yang diderek sedang dalam kondisi rem parkir yang aktif, sehingga bagian yang melakukan proses pengereman akan diangkat dan mobil berjalan dengan satu tumpuan.

Biasanya mobil jenis ini digunakan oleh Dinas Perhubungan untuk menderek para mobil yang melanggar aturan saat parkir, atau pada korban kecelakaan di tol.

Sedangkan menurut Erwin, untuk towing, ada dua jenis yang biasa digunakan di Jakarta.

Ilustrasi. Layanan mobil derek kerap dijadikan andalan perusahaan asuransi untuk menyelamatkan pelanggannya.GardaOto Ilustrasi. Layanan mobil derek kerap dijadikan andalan perusahaan asuransi untuk menyelamatkan pelanggannya.

Baca juga: Kalau Sampai Terjadi Ini, Waspada Transmisi Matik Mobil Rusak!

“Pertama itu towing gendong, yaitu metode derek mobil dan mengangkut dibagian belakang. Towing jenis ini yang biasa digunakan untuk mengangkut kendaraan yang terendam banjir,” ujar Erwin.

Yang kedua towing hidrolik. “Hampir sama dengan towing gendong, bedanya adalah metode atau cara ketika mengankut mobil. Bak angkut dari mobil derek ini akan diturunkan ke bagian paling rendah, kemudian mobil dinaikkan tepat di atas bak tersebut,” ujar Erwin.

Secara otomatis mobil tersebut akan terangkat dengan teknologi hidrolik yang tersemat didalamnya.

Derek jenis hidrolik ini biasanya digunakan untuk mengangkut mobil premium atau yang memiliki ground clearance rendah sehingga bagian bawa mobil tidak akan tergesek dengan permukaan bak angkut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X