Kompas.com - 10/01/2020, 11:12 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Keberadaan angkutan perkotaan (Angkot) full AC mendapatkan tanggapan cukup bagus oleh para penumpang di DKI Jakarta. Terbukti, banyak yang tertarik untuk memanfaatkan angkutan perkotaan tersebut.

Salah satu pembeda angkot full AC dengan angkot biasa selain dari sisi armadanya, yaitu pelayanan yang diberikan kepada penumpang. Dalam hal ini, sopir angkot memiliki standar tersendiri saat mengemudikan kendaraannya.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta Shafruhan S menyampaikan, untuk angkot full AC ini yang utama dalam adalah pelayanan. Sehingga, sebisa mungkin sopir angkot memberikan servis terbaik kepada para penumpangnya.

Baca juga: Fitur Sederhana Ini Dibutuhkan Angkot Full AC

“Jelas beda dengan sopir angkot biasanya, sopir angkot full AC ini menggunakan seragam, yang jelas juga tidak boleh merokok. Selain itu juga tidak boleh menunggu penumpang atau ngetem,” ujarnya kepada KOMPAS.com, Jumat (10/1/2020).

Selain itu, Shafruhan melanjutkan, dalam mengoperasikan angkot ini sang sopir tidak fokus pada jumlah setoran. Pasalnya, para sudah mendapatkan gaji di atas Upah Minimum Regional (UMR) dari operator.

Angkot terintegrasi Jak Lingko Angkot terintegrasi Jak Lingko

“Sehingga, sopir bisa lebih nyaman saat mengemudikan angkotnya karena mereka tidak dikejar-kejar setoran. Mereka sudah digaji oleh operator atau pengelola angkot tersebut dan gajinya di atas UMR,” kata dia.

Shafruhan menambahkan, dengan berbagai pelayanan terbaik tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk beralih menggunakan angkot. Sehingga, dapat berdampak pada berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta.

Baca juga: Angkot Full AC di Jakarta Akan Terus Ditambah

“Dengan adanya pelayanan ini bisa memunculkan ekspektasi masyarakat bahwa angkutan umum sekarang sudah nyaman. Sehingga, mereka bisa berpindah dari menggunakan kendaraan pribadi ke angkot,” katanya.

Demi peningkatan pelayanan ini, pihaknya bersama operator dan juga Dishub DKI Jakarta akan terus melakukan evaluasi. Mulai dari evaluasi rute sampai dengan kenyamanan para penumpang saat menaiki angkot full AC tersebut.

pangkalan angkot jaklingkoFathan pangkalan angkot jaklingko

“Kami memerlukan masukan dari para penumpang. Misalkan, ada penumpang di barisan belakang dan ternyata tidak terkena AC ini menjadi masukkan, berarti perlu ditambah menjadi double blower,” katanya.

Dengan berbagai perbaikan yang dilakukan, diharapkan di 2020 jumlah angkot full AC bisa terus bertambah. Sehingga, bisa menjadi transportasi yang diharapkan oleh masyarakat Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.