Kenali Fitur Penunjang Keselamatan Berkendara pada Mobil

Kompas.com - 20/12/2019, 09:42 WIB
Mengerem mendadak dalam kecepatan tinggi di jalanan licin. Tidak ngesot. MBIMengerem mendadak dalam kecepatan tinggi di jalanan licin. Tidak ngesot.

BEKASI, KOMPAS.com – Teknologi keselamatan berkendara pada saat ini semakin canggih. Mulai yang awalnya hanya sabuk pengaman tiga titik, sampai jaman sekarang terdapat mobil yang bisa menyetir secara otomatis dengan banyak sensor yang digunakan.

Fitur penunjang keselamatan yang ada pada kendaraan roda empat maupun dua, pada dasarnya bertugas membantu pengemudi untuk mengendalikan kendaraan.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), kepada Kompas.com (16/12/2019), mengatakan, "Harus dipahami kepada pengendara bahwa fitur-fitur tersebut belum tentu menyelamatkan."

Baca juga: Waspadai Micro Sleep dan ABS saat Perjalanan jauh

Berikut beberapa fitur keamanan yang bermanfaat ketika musim hujan seperti sekarang.

Antilock Breaking System (ABS) membantu pengemudi ketika harus mengerem mendadak untuk menghindari bahaya di depan. Fitur ini mencegah ban mengunci ketika mengerem mendadak (hard braking).

Ketika ban mengunci, laju mobil tidak bisa dikendalikan dan punya potensi menabrak bahaya yang ada di depan. Dengan ABS, mobil yang hard braking tetap bisa bermanuver, karena posisi ban tidak terkunci.

Fitur ABS biasanya berdampingan dengan Electronic Breakforce Distribution (EBD). EBD berfungsi untuk mendistribusikan kekuatan rem pada keempat roda. Karena ketika mengerem, beban mobil akan berpusat di depan dan fitur EBD membantu mendistribusikan kekuatan rem kepada empat roda lain sehingga pengereman menjadi maksimal.

Baca juga: Motor Pakai ABS Belum Tentu Turunkan Jumlah Kecelakaan

Torsi yang besar bisa membuat bagian belakang seperti nge-driftdok KTB Torsi yang besar bisa membuat bagian belakang seperti nge-drift

Kemudian, ada juga Traction Control System (TCS) dan Electronic Stability Control (ECS) memiliki fungsi yang hampir sama yaitu menjaga kestabilan dan traksi ban mobil ketika berjalan lurus atau berbelok.

Kedua fitur ini pada dasarnya membantu pengemudi untuk mengendalikan kendaraannya ketika kehilangan kendali dan mengatur traksi yang dimiliki oleh ban.

”ESC efektif bekerja pada saat kendaraan menikung/ditikungan sedangkan TSC bekerja saat kendaraan lurus," kata Sony.

Baca juga: Belajar Perbedaan ABS, BA, dan EBD pada Mobil

Namun, dengan adanya fitur-fitur tersebut tidak menutup kemungkinan kecelakaan. Fitur tersebut pada akhirnya memang hanya sebagai pembantu pengemudi untuk mengendalikan kendaraannya.

Sony menambahkan kalau fitur tersebut tepatnya membantu tapi tidak mencegah kecelakaan. Jadi mengemudi harus tetap berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X