Motor Pakai ABS Belum Tentu Turunkan Jumlah Kecelakaan

Kompas.com - 21/11/2019, 14:42 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Global New Car Assesment Programme ( Global NCAP) mengimbau pemerintah Indonesia melengkapi sepeda motor dengan fitur Anti-Lock Braking System ( ABS) sebagai kelengkapan wajib.

Global NCAP menilai ABS pada motor berpotensi menyelamatkan ribuan orang setiap tahun. ABS penting sebab Indonesia merupakan salah satu negara dengan penjualan motor baru terbanyak setiap tahun.

Baca juga: Global NCAP Imbau Sepeda Motor di Indonesia Wajib ABS

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, ABS memang berpengaruh saat pengereman darurat, tapi bukan berarti fitur itu dapat mengurangi kecelakaan.

Ilustrasi kecelakaan motorgas2.org Ilustrasi kecelakaan motor

"ABS dapat mengurangi roda slip dan memberikan traksi maskimal saat mengerem darurat. Fitur dan mekanisme ini penting sekali buat seluruh motor yang beredar di jalan raya. Tapi jika bicara jumlah kecelakaan maka itu berbeda, karena mau secanggih apapun fitur dan teknologi, kecelakaan terkaitnya dengan perilaku," kata Jusri kepada Kompas.com, Kamis (21/11/2019).

Baca juga: Cara Kerja Sensor IMU dan Rem ABS di Honda Monkey

Jusri menjelaskan, perilaku berkendara aman merupakan kunci di jalan raya. Belum ada fitur atau teknologi yang dapat menggantikan hal itu. Sehingga perubahan fundamental perilaku yang harus diperbaiki.

"Jadi berbeda. Fitur pada perlengkapan berkendara tidak berbanding lurus dengan menurunnya angka kecelakaan. Jika bicara ABS, itu memang mengurangi tugas-tugas pengendara yang melakukan pengereman," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X