Alasan Cas Kendaraan Listrik Malam Hari Lebih Murah

Kompas.com - 06/12/2019, 09:42 WIB
Pengemudi melakukan pengisian daya listrik pada armada taksi E-Silverbird di Mampang, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Bluebird saat ini telah mengoperasikan armada taksi listriknya sebanyak 25 unit E-Bluebird dan 5 unit E-Silverbird. Pengoperasian ini merupakan upaya perusahaan untuk melakukan inovasi dengan merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik sebagai armadanya. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengemudi melakukan pengisian daya listrik pada armada taksi E-Silverbird di Mampang, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Bluebird saat ini telah mengoperasikan armada taksi listriknya sebanyak 25 unit E-Bluebird dan 5 unit E-Silverbird. Pengoperasian ini merupakan upaya perusahaan untuk melakukan inovasi dengan merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik sebagai armadanya.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memberikan diskon sebesar 30 persen bagi pemilik kendaraan listrik yang mengecas kendaraannya di malam hari. Ternyata, ada alasan khusus mengapa waktu malam hari yang dipilih.

Tepatnya, waktu yang mendapat potongan harga sebesar 30 persen adalah pada saat pukul 22.00 - 04.00 waktu setempat. Diskon ini berlaku dari Agustus sampai Desember 2019.

Baca juga: PLN Juga Akan Produksi Baterai Kendaraan Listrik

Rian Ayu, Pegawai Kantor Distribusi PLN Jakarta, yang ditemui di stan Hari Listrik Nasional ke-74 di JCC Senayan, mengatakan, diskon tarif listrik ini berlaku untuk pelanggan listrik rumah tangga dan bisnis.

SPKLU Di AEON BSDKOMPAS.com/Rina Ayu Larasati SPKLU Di AEON BSD

"Diskon tarif ini diperuntukkan pagi pelanggan tegangan menengah dan rendah, untuk tarif rumah tangga dengan daya lebih besar dari 1.300 VA dan pelanggan bisnis dengan daya lebih besar dari 6.600 VA," katanya di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Terpisah, Vice President of Technology Development and Standarization PLN Zainal Arifin, mengatakan, sebetulnya, biaya listrik di pagi hari itu murah. Sebab, bebannya beban 24 jam, jadi produksinya banyak.

Baca juga: PLN Mulai Komersialisasi SPKLU di 2020

"Sehingga, rupiah dibagi produksi kan relatif rendah. Tapi, begitu malam, jam 18.00 sampai jam 22.00, ada pembangkit yang hanya dioperasikan 4-5 jam. Sehingga, biaya Rp/kWh-nya mahal," ujar Zainal di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Zainal menambahkan, begitu sudah pukul 22.00, listriknya turun lagi, Sehingga harganya lebih murah. Maka itu, PLN berani memberikan diskon.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X