Ada Jalur Khusus, Pesepeda Disarankan Pakai Perangkat Keselamatan

Kompas.com - 16/10/2019, 16:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersepeda dari balaikota Jakarta menuju Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersepeda dari balaikota Jakarta menuju Gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKATA, KOMPAS.com - Warga DKI Jakarta dalam waktu dekat ini bisa bersepeda dengan leluasa di jalur-jalur khusus yang sedang dibangun. Rencananya, jalur sepeda ini akan diresmikan pada 20 November 2019 mendatang.

Namun demikian, penggiat keselamatan yang juga pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, memberikan saran agar pengguna sepeda diberikan aturan juga, khususnya soal perangkat kesalamatan yang harus digunakan.

"Naik sepeda ada perlengkapannya juga ada gearnya, seperti helm dan body protector. Bisa diusulkan hal ini agar menjadi standar ketika akan bersepeda nanti, apa lagi jalur sepeda ini berada dekat dengan akses jalan raya," kata Jusri saat dihubugi Kompas.com, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Ini Rute Jalur Sepeda, Kendaraan yang Melintas Denda Rp 500.000

Jusri menjelaskan bila kondisi di jalan raya, khususnya Jakarta, secara tingkat disiplin para pengendara mobil dan sepeda motor masih sangat minim. Hal ini bisa dibuktikan dari data-data pelanggaran lalu lintas ataupun kecelakaan.

Seorang pesepeda saat melintas di jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Seorang pesepeda saat melintas di jalur sepeda di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (01/08/2018). Jalur sepeda di sepanjang jalan ini terhalang beberapa tiang lampu penerangan jalan umum (PJU), tiang lampu lalu lintas, hingga tiang rambu penunjuk jalan.

Oleh sebab itu, Jusri berharap para pemangku kepentingan untuk juga memfokuskan dalam hal keselamatan bagi setiap pengguna jalan, termasuk para pesepeda yang nantinya akan menggunakan tepian jalan raya.

Baca juga: Bulan Depan, Kendaraan Masuk Jalur Sepeda Kena Denda Rp 500.000

 

"Tujuannya safety, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Soal safety harusnya pemerintah ini juga harus keras dalam setiap aspek, bukan hanya bicara soal lalu lintas saja ya," ucap Jusri.

Sebelumnya Jusri juga menyarankan agar pembangunan jalur sepeda baiknya berada di atas trotoar, tidak di letakan di bahu jalan. Hal ini juga lebih untuk menjamin keselamatan dan kenyaman pada pesepeda.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X