Ekspor Mobil dari Indonesia Masih Bisa Ditingkatkan

Kompas.com - 26/09/2019, 09:12 WIB
Chief Officer MV Prometheus Leader M Edwin Kabalican mengawasi proses muat mobil Yaris Sedan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESChief Officer MV Prometheus Leader M Edwin Kabalican mengawasi proses muat mobil Yaris Sedan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Melihat perkembangannya, ekspor otomotif Indonesia makin banyak jumlahnya dari waktu ke waktu. Periode Januari hingga Juli 2018 mencapai 137.562 unit kendaraan dikirim secara utuh ke luar negeri.

Kini berdasarkan data yang dikeluarkan Gaikindo selama Januari sampai Juli 2019, Indonesia telah mengirim 169.390 unit kendaraan ke seluruh dunia. Sementara menurut data Kementerian Perdagangan, produk otomotif Indonesia telah dikirim ke total 80 negara di mancanegara.

Tenaga Ahli Bidang Perjanjian Internasional Kementerian Perdagangan Rico Nugrahatama, mengatakan ekspor otomotif Indonesia punya pasar yang besar di luar negeri.

Baca juga: Wuling Mulai Ekspor Almaz Ketiga Negara

Ekspor Perdana Wuling AlmazKOMPAS.com / Gilang Satria Ekspor Perdana Wuling Almaz

“Kalau dari Kementerian Perdagangan, kami melihat valuasi terbesar masih dari ASEAN,” ujarnya kepada Kompas.com di sela-sela acara Business Seminar IIMS 2020 Rabu (25/9/2019) malam.

“Tapi melihat trennya sekarang ke Timur Tengah juga lagi naik, selain itu ke Cile dan rencananya Australia bakal jadi target ekspor yang juga signifikan selanjutnya,” kata Rico.

Munculnya negara-negara baru yang menyukai produk otomotif Indonesia, menurut Rico tak lepas karena berbagai peluang dan insentif yang diberikan pemerintah. Apalagi sektor otomotif jadi salah satu prioritas industri 4.0, sehingga bakal terus mendapat dukungan.

“Saya lihat selain karena berbagai insentif, ditambah dengan kualitas craftmenship kita yang juga bagus, serta harga bersaing di pasar internasional, membuat produk otomotif Indonesia makin diminati,” ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X