Hati-hati Saat Beli "Supercar" Seken

Kompas.com - 28/02/2019, 14:42 WIB
Diler supercar bekas Diler supercar bekas

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mobil konvensional, ternyata penjualan mobil mewah bekas seperti supercar atau mobil hobi lainnya juga jadi ladang yang mengiurkan. Salah satu faktornya karena harga jual yang makin tahun makin naik, bukan menyusut.

Namun dalam konteks pemilihan supercar bekas yang akan dibeli, menurut Presiden Director TDA Luxury Toys Welly Tjandra, juga ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Hal sangat penting disikapi agar tak rugi kemudian hari.

"Pemeriksaan detail cukup penting dilakukan, mulai dari luar, interior, mesin, kaki-kaki. Untuk sportcar perhatikan sektor sasis, karena banyak juga yang bekas tabrakan," ucap Welly kepada wartawan beberapa hari lalu.

Baca juga: Ferrari 599 GTO Bekas Dibanderol Rp 16 Miliar, Apa Istimewanya?

Welly mejelaskan tidak sedikit sportcar atau supercar yang beredar di Tanah Air bekas mengalami tabrakan dan hasil reparasi ulang. Dalam kasus ini, calon pembeli wajib memeriksa ulang sasis yang menjadi faktor paling krusial.

Ferrari GTB 1975 bekas Ferrari GTB 1975 bekas
Karena bila sudah tidak center atau dalam proses dan prosedur perbaikannya tidak benar, maka akan sangat merugikan. Belum lagi dari segi kenyamanan dan keselamatan ketika mobil tersebut dikendarai.

"Paling krusial kalau bekas tabrakan itu sasisnya, otomatis itu harus bongkar bodi dan dibutuhkan orang ahli. Lakukan general check up ke authorized diler untuk memastikan kondisinya. Jangan karena faktor harga lebih murah Rp 100 atau Rp 200 juta justru salah pilih, karena biaya perbaikannya nanti akan jauh lebih mahal," papar Welly.

Selain tabrakan, kasus lain yang sering ditemui adalah mobil mewah yang ternyata korban banjir. Untuk hal ini, selain bodi, kaki-kaki, mesin, dan interior, sektor kelestrikan wajib hukumnya untuk benar-benar dipastikan.

Dilr mobil mewah bekas TDA Luxury Toys Dilr mobil mewah bekas TDA Luxury Toys
Tapi menurut Welly mobil bekas banjir sudah pasti harga mengalami degradasi yang signifikan, kisaran bisa sampai 40 persen lebih murah dari pasaran harga bekasnya.

Baca juga: Diler Khusus Mobil Bekas Berstatus High-end

"Jadi bila memang ingin mencari mobil supercar atau mobil hobi memang tidak boleh sembarangan, karena kaitannya nanti akan menjadi sebuah investasi. Mobil-mobil kategori limited edition yang dibuat terbatas itu seperti art work, harga pasti akan selalu tinggi semakin tahunnya," kata Welly.



Close Ads X