Bersama Bekraf, Kustomfest Bawa 10 Motor "Kustom" ke Jepang - Kompas.com

Bersama Bekraf, Kustomfest Bawa 10 Motor "Kustom" ke Jepang

Kompas.com - 07/10/2018, 10:52 WIB
Kustomfest 2018STANLY RAVEL Kustomfest 2018

 
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menggandeng Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf), Kustomfest menggelar kembali program Indonesian Attack menuju Yokohama Hot Road Custom Show pada Desember 2018 mendatang. Khusus pada tahun ini, jumlah karya motor kustom yang akan diboyong lebih banyak dari tahun lalu.

Menurut Director Kustomfest Lulut Wahyudi, karya motor kustom anak bangsa mendapat perhatian dalam ajang Yokohama Hot Road Custom Show tahun lalu. Respon positif tersebut membuat pihak panita memberikan kuota lebih, yakni 10 motor kustom Tanah Air untuk tampil diajang tersebut.

"Tahun lalu para builder internasional cukup tertarik dengan delapan karya yang kita bawa. Panitia Mooneyes di sana juga senang hingga akhirnya memberikan ruang lebih dan minta kita untuk membawa kulture Indonesia lebih banyak melalui karya motor kustom," ucap Lulut kepada Kompas.com di Yogyakarta Sabtu (6/10/2018).

Baca juga: Empat Motor Kustom Indonesia Unjuk Gigi di Jerman

Program Indonesia Attack sendiri merupakan gerakan mengenalkan karya rancang bangun motor kustom ke tingkat internasional. Menurut Lulut, lahirnya gerakan ini benar-benar murni dari para builder yang sama-sama mimiliki misi mengenalkan karya motor kustom Tanah Air.

Sampai saat ini, sudah ada 18 motor kustom yang mendaftar mengikuti program tersebut. Dari jumlah yang mendaftar, nanti akan disaring untuk mencari 10 motor kustom terbaik yang bisa mewakili Indonesia di Yokohama Hot Road Custom Show.

Kustomfest 2018STANLY RAVEL Kustomfest 2018

"Akan kita pilih 10 terbaik yang diharapkan masing-masing bisa mewakili aliran kustom yang ada di Tanah Air. Pada intinya kita jauh dari ingin menang dalam kompetisi, tapi tujuan kita lebih mengenalkan bahwa Indonesia juga punya karya kustom," kata Lulut.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Belo Negoro Kustomfest 2018

Sementara itu, Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf Abdur Rohim Boy Berawi, menjelakan bahwa visi misi Kustomfest yang mana diisi dengan industri rancang bangun sangat sejalan dengan program Bekraf untuk menggerakan sektor perekonomian industri kreatif.

"Kustomfest telah menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi kreatif dengan segala konten yang dimilikinya. Komitmen kita tahun ini dengan membuka paviliun yang bisa digunakan oleh para kreatif untuk tampil dan juga terhadap program Indonesia Attack,” ujar Boy di lokasi yang sama



Close Ads X