Jangan Malas Lap Mobil Setelah Kena Air Hujan

Kompas.com - 22/09/2018, 09:02 WIB
Merawat wiper kaca mobil autofresh.netMerawat wiper kaca mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Air hujan yang menempel di bodi mobil ternyata tidak boleh dibiarkan sampai kering. Efek dalam jangka waktu dekat, yaitu mudah timbul jamur, hingga lebih cepat membuat warna cat menjadi kusam atau pudar.

Apalagi, setelah kena air hujan, tiba-tiba cuaca panas lagi dan air tersebut kering dengan sendirinya oleh sinar matahari. Proses timbulnya jamur menjadi lebih cepat.

Oleh sebab itu, buat pemilik mobil seperti yang diajurkan oleh Christopher Sebastian, CEO dari Makko Group, sebaiknya jika kena air hujan, setelah tiba di rumah langsung dibasuh menggunakan air rumah, kemudian dilap sampai kering lagi.

"Kalau tidak seperti itu, potensi timbul jamur di kaca hingga ke bodi semakin besar," ucap Christopher beberapa waktu lalu di Jakarta Selatan.

Baca juga: Teknik Cat Hilangkan Lecet di Bodi Mobil

Penggunaan lap pun, kata dia harus dibedakan antara buat eksterior, hingga interior. Alasan utama, apalagi untuk bagian luar, apabila menggunakan satu lap saja, tidak menutup kemungkinan cepat muncul goresan-goresan kecil dibagian kaca atau bodi.

"Jadi kalau bisa, lap untuk bagian setengah bodi ke bawah sama ke atas itu dipisah. Kaca juga beda lagi, begitu juga dengan interior. Kalau disatukan semua, akan banyak masalah, sebaiknya dipisah saja," ujar Christopher.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X