Mitsubishi Sebut Mobil Listrik Cocok Buat Indonesia

Kompas.com - 27/04/2018, 18:21 WIB
Kompas.com menjajal SUV terbaru Outlander PHEV di pabrik Mitsubishi di Okazaki, Jepang. MMCKompas.com menjajal SUV terbaru Outlander PHEV di pabrik Mitsubishi di Okazaki, Jepang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menjelaskan mobil listrik cocok buat Indonesia sebagai negara kepulauan. Gambarannya, pulau-pulau di Nusantara bisa memiliki penghasil tenaga listrik sendiri buat menyuplai mobil listrik di kawasan terbatas.

“Di Indonesia ada banyak pulau, sekitar 17.000. Dan kalau kita mau menggunakan mobil di pulau perjalanannya terbatas. Panel surya dan tenaga angin cukup sanggup memasok kendaraan listrik itu,” kata Osamu Masuko, CEO MMC, Kamis (25/4/2018).

Pembangunan penghasil energi listrik di satu pulau buat menyuplai kendaraan listrik di kawasan tertentu disebut istilahnya swasembada. Strategi itu dikatakan cukup realistis untuk mencapai target pemerintah Indonesia.

Baca juga : Mitsubishi Indonesia Mengaku Sudah Paham Mobil Listrik

Mitsubishi Outlander PHEV yang diserahkan kepada Pemerintah IndonesiaKOMPAS.com/GHULAM M NAYAZRI Mitsubishi Outlander PHEV yang diserahkan kepada Pemerintah Indonesia

Target pemerintah

Kementerian Perindustrian telah membuat peta jalan baru terkait mobil listrik yang termasuk di dalamnya membahas program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Dalam peta jalan itu disebutkan targetnya membuat 20 persen mobil yang diproduksi di Indonesia pada 2025 adalah LCEV.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Osamu menilai target itu wajar buat Indonesia. Dia menyebut negara lain ada yang memasang target lebih dari 20 persen.

Osamu menjelaskan, sudah berusaha membantu pemerintah Indonesia beradaptasi dengan kendaraan listrik. Pada Februari lalu MMC menyerahkan hibah delapan unit mobil hibrida plug-in Outlander Sport PHEV dan dua unit mobil listrik i-MiEV kepada pemerintah untuk dipelajari.

“Dalam satu tahun ke depan kami bekerja sama dengan pihak Indonesia untuk riset bagaimana melakukannya. Tren dunia memang semakin tinggi permintaan mobil listrik,” ujar Osamu.

Baca juga : Jajal Mobil Listrik Karya Anak Bangsa di IIMS 2018 (video)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.