Suzuki Peringatkan Konsumen Beli Audio "Aftermarket" Ignis - Kompas.com

Suzuki Peringatkan Konsumen Beli Audio "Aftermarket" Ignis

Stanly Ravel
Kompas.com - 26/04/2017, 07:42 WIB
Stanly/KompasOtomotif Head unit Suzuki Ignis

Jakarta, KompasOtomotif - Suzuki Ignis resmi dipasarkan di Indonesia sejak 17 April 2017 lalu. Meski berstatuskan completely built up (CBU) dari India, sayangnya Suzuki Indomobil Sales (SIS) tidak menempatkan head unit layar sentuh menjadi fitur utama melainkan sebagai pelengkap yang dijual terpisah.

Bagi konsumen yang tertarik dengan head unit berdimensi tujuh inci tersebut, maka harus rela mengocek dana lebih. Harganya dipasarkan mulai dari Rp 6,7 juta untuk tipe GX, dan Rp 6,9 juta untuk GL.

Baca : Suzuki Ignis Sudah Terima Ribuan Pesanan

Lantas kenapa ada perbedaan harga, mengingat secara unit layar sentuhnya sama antara model GL maupun GX. Menjawab hal ini, 4W Marketing Director SIS Dony Saputra, mengatakan ada perbedaan secara fitur pada keduanya.

"Harga untuk head unit tersebut sudah termasuk dengan pamasangan. Kenapa tipe GL lebih mahal dibandingkan dengan GX, karena kita berikan tambahan microphone serta rooting kabelnya," ucap Dony saat berbincang dengan KompasOtomotif di Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Menurut Dony, aksesori head unit tambahan tersebut sudah bisa didapatkan di jaringan diler Suzuki di Indonesia. Konsumen yang tertarik bisa langsung datang untuk membeli dan mengaplikasinya.

Stanly/KompasOtomotif Layar sentuh tujuh inci resmi Suzuki untuk head unit Ignis.

Harga tersebut memang cukup mahal untuk sebuah head unit layar sentuh. Meski sudah dilengkapi dengan beragam fitur namun dengan kisaran harga yang tinggi akan membuat konsumen geser ke produk audio aftermarket.

Saat ditanya bagaimana dengan konsumen yang ingin membeli head unit aftermarket, Dony memberikan komentar bahwa hal tersebut bisa dan boleh saja dilakukan, tapi ada konsekuensinya.

"Bisa saja pasang yang aftermarket, tapi hal itu tidak kami sarankan. Kenapa ? karena bila ada kerusakan kendaraan karena pemasangan head unit aftermarket besar kemungkinan bisa menganggu asuransi kendaraan. Harus diingat, instalasi audio juga berkaitan erat dengan sistem wairing, kalau tidak dikerjakan tenaga ahli bisa fatal akibatnya, garansi kendaraan juga bisa gugur," kata Dony.

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Modifikasi
Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

News
Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar 'Hatchback'

Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar "Hatchback"

News
Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

News
Kupas 'Coupe' Sport Lexus LC500

Kupas "Coupe" Sport Lexus LC500

Produk
Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

News
McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

News
Honda Jazz 'Facelift' Lebih Mahal Rp 6 Juta

Honda Jazz "Facelift" Lebih Mahal Rp 6 Juta

Produk
McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

Produk
Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Produk
Mazda CX-8 Tantang CR-V 7-Penumpang Tahun ini

Mazda CX-8 Tantang CR-V 7-Penumpang Tahun ini

News
Motor Bebek Malaysia Mau Adu Nasib di Indonesia

Motor Bebek Malaysia Mau Adu Nasib di Indonesia

News
BMW Motorrad Cetak Rekor Jualan Paruh Pertama 2017

BMW Motorrad Cetak Rekor Jualan Paruh Pertama 2017

News
Pasar Mobil Malaysia Tumbuh 1,7 Persen Akhir 2017

Pasar Mobil Malaysia Tumbuh 1,7 Persen Akhir 2017

News
Bahas Desain Lampu Revolusioner Mitsubishi Expander

Bahas Desain Lampu Revolusioner Mitsubishi Expander

News
Close Ads X