Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketika Jarum BBM pada LCGC Menyentuh E, Masih Sisa Berapa Liter?

Kompas.com - 15/05/2023, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indikator BBM pada mobil kerap diandalkan oleh pengguna sebagai patokan agar tidak kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.

Secara umum, indikator BBM memiliki rentang mulai dari posisi E untuk kondisi kosong hingga F untuk penuh. Namun, faktanya ketika jarum BBM menunjukkan level E, mobil tidak lantas langsung mogok melainkan masih bisa berjalan.

Masih ada sisa BBM di dalam tangki agar pengguna memiliki kesempatan untuk membawa mobil ke stasiun pengisian bahan bakar ketika indikator menunjukkan E.

Baca juga: Isi BBM di SPBU, Lebih Baik Pakai Hitungan Rupiah atau Liter?

Saat mobil akan didiamkan untuk waktu lama, sebaiknya BBM diisi penuhPertamina Saat mobil akan didiamkan untuk waktu lama, sebaiknya BBM diisi penuh

Cadangan bensin yang tersedia biasanya berkisar antara 10 persen sampai 15 persen dari volume penuh tangki mobil. Jika kapasitas penuh tangki 55 liter, 10 persen dari angka tersebut yaitu 5,5 liter, jika 15 persen menjadi 8,25 liter.

General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM) Iwan Abdurahman membenarkan pernyataan tersebut. Dirinya mengungkapkan cadangan bahan bakar yang tersisa ketika levelnya menyentuh E pada mobil berbeda-beda, tergantung kapasitasnya.

“Semakin besar kapasitas tangkinya, semakin besar pula cadangannya, begitu pun sebaliknya,” ucap Iwan dikutip dari Kompas.com, Senin (15/5/2023).

Baca juga: Ingat, Pengendara Wajib Turun dari Motor Saat Isi BBM

Konsumsi bbm Nissan Kicks e-PowerKompas.com/Nanda Konsumsi bbm Nissan Kicks e-Power

Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriadi, mengatakan, rata-rata mobil memiliki kapasitas tangki 40 liter sampai 45 liter.

"Jika pada kondisi sudah di E, mobil masih bisa bergerak kurang lebih 30 kilometer sampai 60 kilometer, karena ada cadangan sekitar 3 liter sampai 6 liter," ujar Bambang dikutip dari Kompas.com, Senin (15/5/2023).

Bambang mengatakan, jarak tempuhnya tergantung dari kondisi lalu lintas. Selain itu, beban kendaraan yang terlalu berat atau tekanan udara pada ban juga dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Menggoyang-goyangkan Mobil Saat Isi BBM Bisa Picu Kebakaran?

Nampak SPBU terpantau aman dalam melayani BBM kepada masyarakat di Kota Jayapura, Papua, Jumat (10/2/2023).KOMPAS.COM/Roberthus Yewen Nampak SPBU terpantau aman dalam melayani BBM kepada masyarakat di Kota Jayapura, Papua, Jumat (10/2/2023).

Sebaiknya hindari kondisi tangki bensin sering kosong atau kurang dari setengah. Sebab, dapat berpotensi terjadi kerusakan pada kendaraan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com