Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Khusus Darurat, Berhenti di Underpass Wajib Pasang Segitiga Pengaman

Kompas.com - 25/01/2023, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Underpass Jalan Dewi Sartika di Depok, Jawa Barat, yang telah diresmikan sempat menjadi buah bibir masyarakat. Sebabnya, jalan dua lajur ini kerap dipakai tak semestinya usai dibuka buat umum.

Seperti yang terlihat dari unggahan Instagram @infodepok24 (24/1/2023), di mana terdapat kendaraan yang parkir di Underpass Jalan Dewi Sartika.

Kemaren club motor sekarang Club Mobil besok Club apa lagi.. Hadeeehh, ayo warga Depok jangan ditiru ya kelakuan ini sangat membahayakan,” tulis keterangan video tersebut.

Baca juga: Tips Aman Terhindar dari Kejahatan di Bus AKAP

Pasang segitiga pengaman saat berhenti di bahu jalanshutterstock Pasang segitiga pengaman saat berhenti di bahu jalan

Seperti diketahui, baru-baru ini Underpass Jalan Dewi Sartika Depok yang telah diresmikan sudah dipakai nongkrong dan parkir oleh sekumpulan warga.

Padahal lokasi parkir kendaraan tersebut berada di titik buta atau blindspot. Sehingga sangat rawan tertabrak oleh kendaraaan dari arah Jalan Dewi Sartika menuju Jalan Margonda.

Menanggapi fenomena ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pada dasarnya berhenti di jalan umum seperti Underpass, Flyover, Interconecting Road, Toll Road dan lain-lain, harus ditandai dengan rambu-rambu.

Baca juga: Honda Rilis Warna Baru Super Cub C125, Harga Rp 50 Jutaan

Ia menambahkan, komunitas otomotif harusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat agar terlihat smart dan beretika.

“Pada kondisi-kondisi darurat kendaraan harus dipasang plang segitiga pengaman di belakang, agar terlihat pengendara lain dan terhindar dari tabrakan belakang,” ujar Sony, kepada Kompas.com (24/1/2023).

“Bahaya yang akan terjadi adalah tabrakan antara kendaraan yang mengalir dengan kendaraan yang berhenti. Yang kedua, bikin macet akibat lalu lintas tersendat,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.