Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenhub Kebut Kelengkapan Fasilitas Keselamatan Jalan di Pansela

Kompas.com - 20/01/2023, 07:42 WIB
Stanly Ravel

Editor

BANTEN, KOMPAS.com - Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hendro Sugiatno, melakukan peninjauan kesiapan Jalur Pantai Selatan (Pansela).

Hal ini dilakukan sebagai persiapan elang mudik Lebaran 2023. Apalagi untuk tahun ini diprediksi jumlahnya bakal membeludak mengingat tak adanya pembatasan mobilitas.

"Kita lebih awal survei agar mengetahui apa yang kurang, sehingga ada waktu untuk memperbaiki. Saya harap juga masyarakat bisa menggunakan jalur ini untuk mudik Lebaran sambil menikmati indahnya pantai di Selatan Jawa," ujar Hendro kepada media di Banten, Kamis (19/1/2023).

Baca juga: Kendaraan Listrik Jadi Fokus Utama 10 Program Prioritas Kemenhub 2023

Hendro menjelaskan, dari peninjauan hari pertama ditemukan sejumlah alasan mengapa lintas Pantai Selatan kurang diminati masyarakat, terutama ketika musim mudik.

Paling utama terkait fasilitas pendukung, seperti penerangan jalan, minimnya rambu-rambu lalu lintas yang bisa membahayakan pengendara, tempat peristirahatan, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU).

Untuk itu, dengan adanya survei yang lebih awal akan menjadi bahan evaluasi guna mengatasi beberapa masalah tadi. Harapannya apa yang kurang bisa segera dilengkapi.

"Kita sudah hitung untuk perambuan dan penerangan jalan. Kalau kita sudah punya data, target kita itu sebelum mudik semua sudah bisa sselesai. Kita akan kebut pembangunan fasilitas keselamatan jalan, saat jalan tol menuju wilayah Timur padat dan macet, maka jalur Pansela bisa dijadikan alternatif mudik," kata Hendro.

Baca juga: Rute Alternatif Nataru, Jalur Pansela Sudah Terhubung tapi Belum Sempurna

Lebih lanjut Hendro mengatakan, jalur Pansela bisa dijadikan alternatif bagi masyarkat pengguna kendaraan pribadi yang ingin menunju Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, bahkan Jawa Timur.

Berdasarkan update Kementerian PUPR, Jalur Pansela memiliki panjang keseluruhan 1.543 kilometer (km). Namun, masih ada 229 km di provinsi Jawa Timur yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau