Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suzuki Ungkap Alasan Sebenarnya Keluar dari MotoGP

Kompas.com - 10/12/2022, 06:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki resmi pamit dari MotoGP pada akhir musim 2022. Padahal, kontraknya dengan Dorna Sports masih sampai akhir 2026.

Sebagian pihak menyebutkan bahwa Suzuki hengkang dari MotoGP karena masalah finansial. Bahkan, tak hanya dari MotoGP saja, tapi semua kegiatan balap roda dua Suzuki.

Baca juga: Quartararo Pernah Kepincut Suzuki

Namun, ternyata ada hal lain yang melatarbelakanginya. Disebutkan bahwa Suzuki akan fokus untuk meraih netralitas karbon.

Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins Foto: Twitter Alex Rins Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins

"Salah satu alasannya adalah investasi di netralitas karbon. Ini bukan hanya tentang elektrifikasi. Suzuki sekarang ini memeriksa berbagai opsi," ujar Marketing Group Manager Suzuki Nobuo Fujii, dikutip dari Speedweek.com, Sabtu (10/12/2022).

Direktur Motor Suzuki UK Paul de Lusignan, mengatakan, keluar dari MotoGP adalah tentang menggunakan sumber daya untuk mengklarifikasi motor apa yang Suzuki butuhkan untuk dikembangkan dengan netralitas karbon. Sehingga, dapat memenuhi ketentuan hukum dan masyarakat.

Baca juga: Setelah Pamit dari MotoGP, Suzuki Racing Tutup Situs Resmi

Tim Suzuki Ecstar yang diwakili Alex Rins dan Joan Mir mengaku puas raih posisi 5 dan 6 di MotoGP Mandalika 2022.Dok. Suzuki Tim Suzuki Ecstar yang diwakili Alex Rins dan Joan Mir mengaku puas raih posisi 5 dan 6 di MotoGP Mandalika 2022.

"Kami akan terus memberikan model baru ke pasar dan memamerkan hal-hal baru. Para teknisi yang memberikan kami pengetahuan ini dari balap motor semuanya akan terus bekerja di produksi," kata Paul.

Jadi, Suzuki memang berencana untuk mengembangkan motor baru yang ramah lingkungan. Sehingga, terpaksa harus meninggalkan MotoGP dan aktivitas balap lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.