Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diusulkan Dapat Subsidi Mobil Listrik, Begini Tanggapan Esemka

Kompas.com - 09/12/2022, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Agar lebih bermanfaat, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengusulkan pemerintah untuk memberikan subsidi pembelian kendaraan listrik pada produk garapan PT. Solo Manufaktur Kreasi atau Esemka.

Mulyanto mengatakan, dengan adanya pemberian subsidi pada kendaraan listrik Esemka yang merupakan produk dalam negeri, akan berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Daripada mensubsidi pembelian motor dan mobil listrik buatan luar negeri, lebih baik Pemerintah mensubsidi pembelian mobil listrik Esemka. Itu barang bagus. Asli karya anak bangsa," kata Mulyanto dalam keterangan resminya, Kamis (8/12/2022).

Baca juga: Subsidi Rp 6,5 Juta buat Motor Listrik Dapat Kritik dari DPR

Selain itu, dari keterangan resmi juga diinformasikan bila pada awal Februari 2021 lalu, Esemka tengah menjajaki pengembangan mobil listrik yang dibangun menggunakan model kendaraan niaga ringannya, yakni Esemka Bima.

Esemka Digdaya EV, hasil pengembangan pikap Solo Manufaktur Kreasi bersama PindadPT SOLO MANUFAKTUR KREASI/ESEMKA Esemka Digdaya EV, hasil pengembangan pikap Solo Manufaktur Kreasi bersama Pindad

Informasi tersebut mengundang perhatian, apalagi sudah cukup lama tak ada kabar soal perkembangan produk buatan Esemka.

Ketika mengonfirmasi soal kabar usulan pemberian subsidi untuk mobil listrik Esemka, Humas PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) Sabar Budi, enggan memberikan banyak komentar.

"Untuk saat ini kami masih fokus pada produksi yang sempat tertunda beberapa waktu lalu karena faktor pendemi Covid-19 saja," ujar Sabar kepada KOMPAS.com, Kamis (8/12/2022).

Lebih lanjut Sabar menjelaskan, pabrik Esemka yang berlokasi di Demangan, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, sudah beroperasi normal sejak pertengahan tahun.

Meski demikian, Sabar belum mengetahui secara pasti soal total produksi yang bisa dikejar hingga akhir tahun nanti.

"Belum, kita belum hitung. Saat ini yang pasti pabrik sudah aktif lagi, normal," katanya.

Baca juga: Jawaban Esemka Soal Mobil Listrik

Informasi soal Esemka yang mengembangkan mobil listrik sebenarnya sudah cukup lama beredar. Pada 2021, Sabar juga sudah menjelaskan bila pihaknya memang sudah pernah melakukan riset elektrifikasi menggandeng Pindad.

Pikap Esemka Bima 1.3L Garapan PT Solo Manufaktur KreasiKOMPAS.com/STANLY RAVEL Pikap Esemka Bima 1.3L Garapan PT Solo Manufaktur Kreasi

Saat itu, unit yang digunakan bukan Esemka Bima, melainkan Digdaya yang sama-sama merupakan kendaraan niaga ringan namun modelnya kabin ganda.

"Dulu sudah pernah dengan Pindad menggarap (EV) Esemka Digdaya, unit prototipenya sudah ada. Tapi apakah dengan Pindad itu bisa terus atau tidak, bisa iya bisa juga tidak, karena kami tidak tahu ke depannya nanti," ucap Sabar, Rabu (3/2/2021).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.