Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2022, 11:02 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Tim Merapah Trans-Sumatera 2022 kembali lakukan perjalanan dari Rantauprapat ke Medan, Sumatera Utara. Kali ini, kondisi jalan yang dilewati cukup beragam dan sejauh 285 Km kalau dilihat pada aplikasi navigasi.

Kami mulai perjalanan pukul 7.00 WIB di hari Jumat (25/11/2022). Kondisi jalan Rantauprapat cukup ramai, kami mulai jalan bersama para pekerja dan anak sekolah. Ketika keluar dari daerah Rantauprapat, kami langsung menggunakan Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim).

Kondisi jalannya cukup baik, tidak banyak lubang, hanya saja ada perbedaan tinggi jalan antar jalur yang cukup berbahaya ketika mau menyalip kendaraan di depan. Selain itu, kami sempat terjebak macet saat menunggu pergantian giliran karena ada jalan yang ditutup untuk diperbaiki.

Baca juga: Uji Ketangguhan Honda BR-V Libas Lintas Timur Sumatera Menuju Jambi

Jalan Lintas Timur Sumatera KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Jalan Lintas Timur Sumatera

Setelah lewati jalan tersebut, kami pun segera mencari masjid untuk melaksanakan salat Jumat. Mobil pun terpaksa kami jemur di bawah sinar matahari karena kondisi parkiran yang kurang teduh.

Untung saja, Honda BR-V punya fitur Remote Engine Start yang bisa menyalakan mesin mobil dan AC dalam kondisi terkunci. Jadi ketika jalan ke parkiran, mobil bisa dinyalakan terlebih dahulu dan saat masuk, kabin sudah adem dan siap untuk lanjutkan perjalanan ke Medan.

Ketika sampai Tebingtinggi, sudah tersedia tol yang mengarah ke Medan sehingga bisa mempersingkat waktu perjalanan. Kami pun mencoba tol tersebut dan bisa dibilang konturnya mulus, tidak bergelombang, hanya saja harus perhatikan ketika mobil melalui jembatan, jalannya agak bumpy.

Baca juga: Mengisi Liburan, Jack Miller Ikut Balapan Australian Superbike

Ketika di jalan tol, kami sambil mengaktifkan fitur Honda Sensing seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist System, dan Road Departure Mitigation System. Ketiga fitur ini sangat membantu pengemudi untuk konsentrasi ke depan, mengingat kendali kemudi serta gas dan rem sudah dibantu sehingga tidak membuat cepat lelah.

Kami pun masuk ke Kota Medan saat malam hari dan sampai di hotel pukul 19.00 WIB. Berdasarkan MID, kami menempuh jarak dari Rantauprapat ke Medan sejauh 298,2 kilometer.

Untuk konsumsi BBM, kami mendapat di angka 14,8 kilometer per liter. Bisa dibilang catatan ini cukup hemat, mengingat kondisi jalan yang macet karena ada penutupan dan melintasi jalan tol yang mulus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.