Kompas.com - 23/09/2022, 16:12 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Peredam kejut pada mobil merupakan komponen yang cukup penting guna menunjang kenyamanan selama berkendara.

Ketika peredam kejut ini sudah mulai lemah, maka peredaman getaran dari permukaan jalan tidak akan maksimal sehingga mobil menjadi limbung.

Lantas, bisakah peredam kejut yang lemah ini diperbaiki?

Baca juga: Mitos atau Fakta, Peredam Kejut Lemah Bisa Bikin Boros BBM?

peredam kejut lemahKompas.com/Erwin Setiawan peredam kejut lemah

Mekanik Aha Motor Spesialis Nissan & Datsun Anang Wahyu, mengatakan beberapa kondisi peredam kejut yang lemah bisa tertolong dengan penyuntikan.

“Selama shock absorber (peredam kejut) tidak mengalami bocor, ini artinya masih bisa ditolong dengan percobaan suntik, karena seal dipastikan masih bagus,” ucap Anang kepada Kompas.com, Kamis (22/9/2022).

Dia mengatakan peredam kejut yang sudah lemah bisa kembali normal setelah dilakukan penyuntikan, walau kondisinya tidak sama persis seperti baru.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Peredam Kejut Mobil Minta Ganti

Tes slalom All New BR-V di road test course Honda Prospect Motor di Karawang, Bekasi, Jawa Baratkompas.com - AFH Tes slalom All New BR-V di road test course Honda Prospect Motor di Karawang, Bekasi, Jawa Barat

“Setelah disuntik, peredam kejut yang lemah akan kuat kembali, kondisi yang sebelumnya tidak ada perlawanan ketika peredam kejut ditekan, ini menjadi ada gaya dorongnya, dan lama waktu untuk komponen ini pulih memanjang juga relatif lebih cepat,” ucap Anang.

Seperti yang diketahui, prinsip kerja dari peredam kejut adalah meredam kejutan dari permukaan jalan, sehingga kejutan tersebut menjadi pelan dan tidak begitu terasa oleh penumpang di dalam kabin.

Anang juga mengatakan, penyuntikan peredam kejut ini bisa dijadikan alternatif bila pelanggan keberatan jika dilakukan penggantian komponen.

Baca juga: Pilihan Baru Peredam Kejut KYB buat Mobil

Ilustrasi polisi tidur sesuai ketentuanbarcoproducts.com Ilustrasi polisi tidur sesuai ketentuan

“Ketahanan peredam kejut setelah disuntik juga sangat bergantung pada kemampuan seal, jika seal pada peredam kejut bocor maka solusinya perlu dilakukan penggantian,” ucap Anang.

Dia mengatakan, jika seal sudah rusak maka peredam kejut susah diperbaiki dan biayanya juga lebih mahal dari pembelian komponen baru. Maka dari itu, jika peredam kejut sudah bocor sebaiknya dilakukan penggantian.

Jadi, tidak semua peredam kejut yang sudah lemah bisa diperbaiki, komponen ini bisa diperbaiki dengan catatan seal-nya tidak rembes atau bocor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.